- Razman Arif Nasution baru saja kembali dari rumah sakit di kawasan Penang, Malaysia.
- Ia hendak melakukan pemeriksaan setelah divonis mengalami stroke
- Ternyata, Razman bukan mengalami stroke, melainkan ada bercak di pembuluh darah
Suara.com - Razman Arif Nasution baru saja pulang dari Penang, Malaysia untuk berobat. Ini pula yang menyebabkan dirinya tidak hadir dalam sidang putusan pada 30 September 2025.
Kini, hampir dua bulan berlalu, kondisi Razman Arif Nasution sudah membaik. Ia bahkan kembali repot mengurus laporan baru di Bareskrim Polri.
Di tengah perkara hukumnya, Razman Arif Nasution bercerita soal penyakitnya kala itu. Kata pengacara asal Medan ini, ia awalnya divonis stroke.
"Menurut dokter syaraf RSUD Koja, saya terkena stroke infark," ungkap Razman Arif Nasution di Bareskrim Polri pada Jumat, 24 Oktober 2025.
Razman menjelaskan, diagnosis itu merujuk pada adanya penyumbatan pembuluh darah di otak.
"Stroke infark. Ada penyumbatan dan disebut stroke," sambungnya.
Mendengar diagnosis tersebut, pengacara 55 tahun ini syok. Ia merasa janggal karena tidak merasakan gejala kelumpuhan yang lazim dialami penderita stroke.
"Saya kaget. Saya terkena stroke. Waduh. Kok tangan saya stabil, nggak ada apa-apa? Tensi bagus, kenapa ini dibilang stroke?" tanyanya.
Tak mau pasrah, Razman Arif Nasution memutuskan terbang ke Penang, Malaysia, untuk mencari pendapat kedua. Hasil pemeriksaan di sana ternyata sangat berbeda dan melegakan hatinya.
Baca Juga: Kini Jadi Terdakwa, Razman Arif Nasution Bikin Laporan Baru ke ES, SC dan A
"Dokter Penang mengatakan bahwa not stroke," tegas Razman.
Meskipun bukan stroke, dokter di Penang menemukan adanya sedikit masalah pada pembuluh darah di otaknya yang sudah lama terjadi. Kondisinya diperparah dengan gejala lain yang ia rasakan.
"Ada sedikit bercak di pembuluh otak saya yang sudah menahun. Karena saya sudah muntah, mual, oksigen tidak stabil, di sana juga saya muntah, dan hoyong, sempoyongan," tuturnya.
Perjalanan medis Razman Arif Nasution berlanjut ke Medan.
Di sana, ia secara khusus menemui mantan Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto, untuk menjalani terapi. Ia pun bersyukur kondisinya berangsur pulih setelah ditangani.
"Di Royal Prima Medan, saya ditangani dokter Terawan langsung. Diberikan suntik imunoterapi. Imunoterapi dan alhamdulillah mulai membaik. Ya sudah, saya sampai kemari," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kini Jadi Terdakwa, Razman Arif Nasution Bikin Laporan Baru ke ES, SC dan A
-
Tiga Kali Kirim Surat Maaf, Razman Nasution Minta MA Agar Izin Advokatnya Kembali
-
Divonis Lebih Berat dari Iqlima Kim, Razman Nasution Banding: Mungkin Hakim Agak Marah ke Saya
-
Firdaus Oiwobo Ejek Hotman Paris Cuma Menang Harta: Otak Menangan Saya
-
Belum Ada Tersangka di Kasus Kegaduhan PN Jakut, Hotman Paris Dianggap Sebar Hoaks
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan