-
Ayah Jerome Polin, Marojahan Sijabat, meninggal dan jenazahnya telah dikremasi.
-
Kremasi merupakan permintaan terakhir dan wasiat dari almarhum sang ayah.
-
Almarhum ingin dikenang dalam hati dan pikiran, bukan jasad fisiknya.
Suara.com - Di tengah duka mendalam, keputusan keluarga untuk mengkremasi jenazah ayah Jerome Polin, Marojahan Sintong Sijabat, sempat menimbulkan tanya di benak publik.
Namun, semua terjawab melalui penjelasan langsung dari Jerome yang mengungkap sebuah wasiat mengharukan di baliknya.
Melalui unggahan di Instagram Story pada Minggu, 2 November 2025, sehari sebelum prosesi kremasi, Jerome Polin membeberkan bahwa kremasi adalah permintaan langsung dari sang ayah sejak lama.
Ternyata, ada alasan filosofis dan penuh makna di balik keinginan tersebut.
"Papa dari dulu selalu request mau dikremasi aja biar diingat dalam hati dan pikiran kami semua," tulis Jerome dalam unggahannya.
Permintaan itu seolah menjadi pesan terakhir dari sang ayah, bahwa kenangan dan teladan hidupnya lah yang terpenting untuk terus melekat, bukan sekadar kehadiran jasad secara fisik.
Bagi Jerome, mewujudkan keinginan terakhir sang ayah menjadi momen yang begitu berat dan tak pernah dia bayangkan akan datang secepat ini.
"Besok pagi adalah terakhir kalinya bersama Papa secara fisik, Pa. Enggak nyangka besok adalah hari kremasi Papa," tulis Jerome lagi.
Untuk diketahui, Marojahan Sintong Sijabat meninggal dunia pada Kamis, 30 Oktober 2025, setelah berjuang melawan kondisi kritis akibat penyumbatan gumpalan darah di usus dan paru-paru.
Baca Juga: Duduk Sambil Berdoa, Foto Terakhir Ayah Jerome Polin Sebelum Meninggal Dunia
Prosesi kremasi telah dilaksanakan dengan khidmat pada Senin, 3 November 2025, di Krematorium Grand Heaven Surabaya, setelah ibadah tutup peti digelar di pagi harinya.
Keputusan ini diambil setelah seluruh keluarga, termasuk adik bungsunya, Jesferrel, yang menempuh pendidikan di China, berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir.
Berita Terkait
-
Surat Cinta Jerome Polin untuk Mendiang Ayah
-
Isak Tangis Istri Ungkap Kronologi Ayah Jerome Polin Meninggal Dunia
-
Mengenal Clot, Gumpalan Darah Mematikan yang Renggut Nyawa Ayah Jerome Polin
-
Ibu Jerome Polin Kenang Kisah Asmara Bersama Suami: Kami Cinta Pertama saat SMA
-
Pilu, Jerome Polin Ungkap Deretan Rencana Bareng Ayah yang Kini Tinggal Kenangan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
-
Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal