-
Cinta Laura menilai kedewasaan bukan diukur dari materi, popularitas, atau kesuksesan.
-
Titik kedewasaannya muncul saat menyadari hidup penuh ketidakpastian dan tidak semua hal bisa dikontrol.
-
Ia menekankan bahwa kesuksesan dan ketenaran tidak bisa terus-menerus dikejar tanpa henti.
Suara.com - Aktris sekaligus aktivis Cinta Laura Kiehl membagikan pandangannya yang mendalam mengenai arti menjadi dewasa.
Bagi banyak orang, kedewasaan sering kali diukur dari pencapaian materi dan popularitas, namun tidak demikian bagi perempuan berdarah Jerman-Indonesia ini.
Dalam sebuah perbincangan santai di podcast Room 4 Improvement bersama Rory Asyari baru-baru ini, Cinta mengungkapkan momen pencerahan yang membuatnya sadar telah menjadi lebih dewasa.
Ia mengakui bahwa dirinya adalah sosok yang sangat ambisius dan kompetitif sejak dulu.
Namun, titik balik kedewasaannya datang saat ia menyadari sebuah kebenaran fundamental tentang kehidupan.
"Dewasa buat Cinta adalah saat menyadari kesuksesan tidak bisa terus dikejar," ujar Cinta Laura.
Ia sadar bahwa tidak semua hal dalam hidup bisa diprediksi dan dikendalikan sepenuhnya.
Baginya, fase ini sangat berbeda dengan masa sekolah, di mana banyak hal masih bisa diperkirakan.
Sementara kehidupan orang dewasa penuh dengan ketidakpastian yang tidak bisa dipaksakan.
Baca Juga: Tak Semua Orang Peduli Lingkungan, Cinta Laura Pilih Pendekatan Sosial Soal Tambang Nikel Raja Ampat
Cinta Laura menegaskan bahwa kesuksesan, ketenaran, dan kekayaan bukanlah sesuatu yang bisa terus menerus dikejar tanpa henti.
"Nggak ada yang bisa diprediksi, nggak ada yang bisa dikontrol," tegas Cinta Laura.
Berita Terkait
-
Dituduh Hamil Usia 15 Tahun, Pedihnya Cinta Laura Dibully Sampai Benci Diri Sendiri
-
Pamer Kucing-Kucing Kampung Peliharaannya, Agama Cinta Laura Terjawab
-
Maria Selena Dicap 'Menang Gaya' di Physical: Asia, Jejaknya Kalah Lari dari Cinta Laura Diungkit
-
Cinta Laura Kenang Momen Bareng Camila Cabello dan Aishwarya Rai di Paris Fashion Week
-
Cinta Laura dan Indah G Minta Dukungan Global untuk Tekan Pemerintah Indonesia
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sempat Diperingatkan Bakal Kehilangan Ciri Khas, Afgan Ungkap Alasan Lepas Kacamata
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Ahmad Dhani Ogah Beri Ampun ke Lita Gading, Bukti Jurnal Internasional Akan Diserahkan ke Polisi
-
Kembali Buka Hati, Dahlia Poland Tampil Mesra dengan Rangga Azies
-
Afgan Nyaris Kehilangan Suara, Ungkap Perjuangan Sembuh dari Cedera Pita Suara
-
Nagita Slavina Ungkap Honor Pertama Jadi Artis, Dapat Rp4,5 Juta di Usia 13 Tahun
-
Kiesha Alvaro Ingin Kuliah Fikih di Mesir, Rela Ambil 7 Film Demi Nafkah Keluarga Terjamin
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Cerdas Cermat MPR Disebut Rekonstruksi Adegan Laskar Pelangi, Bedanya Juri di Film Bersikap Kesatria
-
Bantah Sengaja Cueki Syifa Hadju, Ahmad Dhani: Namanya Manusia Tempatnya Lupa