-
Baim Wong menerima penghargaan LEPRID atas konsistensinya sebagai aktor, sutradara, dan produser dalam meningkatkan kualitas perfilman Indonesia.
-
Ia selalu totalitas dalam setiap proyek, terlibat dari tahap awal hingga akhir, memastikan setiap aspek produksi dikerjakan dengan sempurna.
-
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasi dan profesionalismenya, sekaligus motivasi untuk terus berkarya di dunia perfilman.
Suara.com - Artis sekaligus sutradara Baim Wong kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia perfilman Indonesia. Baru-baru ini, bapak dua anak ini menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID).
Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas dedikasinya yang konsisten dalam memajukan kualitas dan daya saing perfilman Indonesia.
LEPRID sendiri digagas oleh Paulus Pangka, SH, dan telah diakui secara hukum oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.
Penghargaan yang diterima Baim Wong kali ini menegaskan perannya sebagai aktor, sutradara, dan produser yang konsisten memperjuangkan kualitas perfilman Indonesia.
Menanggapi penghargaan tersebut, Baim Wong mengaku sempat merasa tidak percaya.
“Awalnya saya pikir penghargaan ini hanya bercandaan atau mungkin ada kesalahan, tapi ternyata memang benar penghargaan ini untuk saya,” ujarnya kepada awak media.
Perasaan kaget itu muncul karena ia merasa banyak rekan sesama seniman yang juga pantas mendapatkan apresiasi serupa. Namun, ia menyadari bahwa kerja keras dan totalitasnya di dunia perfilman tidak luput dari perhatian publik dan lembaga resmi seperti LEPRID.
Baim Wong tidak menampik bahwa totalitas menjadi prinsip utamanya dalam setiap proyek film yang ia kerjakan. Ia mencontohkan beberapa karya populernya, seperti Sukma dan Lembayung, yang memperoleh sambutan positif dari penonton.
“Memang benar setiap kali saya bekerja, saya selalu fokus. Saya ingin semuanya sempurna,” terangnya.
Baca Juga: Sinopsis Air Mata Mualaf: Acha Septiasa Jatuh Cinta dengan Islam, Ditentang Ayah yang Pendeta
Menurut Baim, kualitas film tidak hanya ditentukan oleh satu individu, melainkan hasil kerja sama tim yang solid. Oleh karena itu, ia selalu memastikan semua aspek produksi mulai dari sutradara, penata artistik, produser, hingga para aktor dikerjakan dengan cermat dan penuh dedikasi.
Lebih lanjut, Baim Wong menekankan pentingnya keterlibatan penuh dalam setiap tahap produksi.
“Semua karya saya, ketika membuat film, dimulai dari tahap paling dasar hingga selesai, dari A sampai Z. Itu cara saya untuk membuat film bagus, tidak mau menyalahkan orang lain,” jelasnya.
Belakangan, Baim Wong memang semakin aktif di dunia belakang layar. Ia tidak hanya berperan sebagai aktor, tetapi juga merambah sebagai produser dan sutradara.
Pengalaman barunya ini semakin memperluas wawasan serta keterampilannya di industri film, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan perfilman nasional.
Berita Terkait
-
Kembali Raih Piala Citra, Pidato Kemenangan Sheila Dara di FFI 2025 Bikin Vidi Aldiano Menangis
-
Raih Piala Citra Pertamanya sebagai Penulis Skenario, Reza Rahadian Bicara Nasib Karier Aktor
-
Akui Bingung, Ringgo Agus Rahman Sempat Merasa Tak Layak Menang Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2025
-
Pangku Jadi Film Terbaik, Inilah Daftar Lengkap Pemenang FFI 2025
-
Kado Ultah ke-76, El Manik Terharu Terima Piala Lifetime Achievement FFI 2025 Saat Masih Hidup
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack
-
Beda Kasta! Samo Rafael dan Shanna Shannon Berjuang Demi Cinta di Film Dan Bandung
-
Belajar dari Masa Lalu, Dodhy Kangen Band Siapkan Skoci Lewat Band Baru Setengah 12
-
Bawa Pesan Persahabatan Abadi, Trio Cilik Sparkle Rilis Lagu 'Sampai Kita Besar Nanti'
-
Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu