- Setibanya di Jakarta, aktor Ji Chang Wook menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa untuk para korban bencana banjir dan longsor di Sumatera
- Ji Chang Wook berdoa agar situasi di lokasi bencana dapat segera pulih dan kembali normal.
- Bencana tersebut disebabkan oleh cuaca ekstrem yang dipengaruhi oleh Siklon Tropis KOTO dan Bibit Siklon 95B, memicu pertumbuhan awan konvektif (BNPB).
Suara.com - Kehadiran aktor papan atas Korea Selatan, Ji Chang Wook di Jakarta hari ini pada Jumat, 28 November 2025, tidak hanya membawa kebahagiaan bagi para penggemar.
Di tengah gegap gempita peluncuran acara terbarunya, bintang drama The K2 ini justru menunjukkan sisi kemanusiaannya yang menyentuh hati.
Saat menghadiri konferensi pers ABRACADABRA The Galaxy of Ultimate Healing di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Ji Chang Wook menyempatkan diri untuk menyoroti bencana banjir dan tanah longsor yang tengah melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Aktor 38 tahun ini mengaku telah mendengar kabar duka tersebut setibanya di Indonesia dan merasa sangat prihatin.
"Saya ingin sampaikan rasa simpati dan juga belasungkawa saya kepada korban yang ada di bagian Sumatera, di Indonesia," ungkap Ji Chang Wook dengan raut wajah serius di sela-sela acara pada Jumat, 28 November 2025.
Tak hanya menyampaikan rasa belasungkawa, Oppa kesayangan pencinta drakor ini juga memanjatkan doa agar situasi di lokasi bencana bisa segera membaik dan masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan.
"Semoga semuanya cepat pulih dan juga normal kembali," ujar Ji Chang Wook.
Di luar ungkapan dukanya, Ji Chang Wook tak bisa menutupi rasa bahagianya bisa kembali menginjakkan kaki di Tanah Air.
Dia mengaku rindu dengan suasana Indonesia, termasuk rekan-rekan selebriti lokal yang menjadi teman perjalanannya di program tersebut, seperti Pevita Pearce, Maxime Bouttier, Vanesha Prescilla, Bryan Domani, hingga Agung Karmalogy.
Baca Juga: Mengenal Taman Nasional Tesso Nilo, Rumah Terakhir Gajah Sumatera yang Direbut Kebun Sawit Ilegal
"Sudah lama sekali tidak bertemu juga. Lumayan lama ya tidak ketemu sama teman-teman, rekan-rekan saya yang ada di sebelah kanan dan juga sebelah kiri sini," tuturnya sambil menunjuk para cast Indonesia.
Dia juga mengapresiasi antusiasme fans yang tak pernah surut menyambut kedatangannya.
"Kalian semua menyambut saya begitu luar biasa, terima kasih banyak," tutup Ji Chang Wook.
Sebagai informasi, bencana banjir dan longsor yang menerjang wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya pada 24 dan 25 November 2025 disebabkan oleh cuaca ekstrem.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh dua sistem cuaca besar, yakni Siklon Tropis KOTO dan Bibit Siklon 95B.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan bahwa kedua sistem tersebut memicu pertumbuhan awan konvektif yang signifikan.
"Kedua sistem ini meningkatkan pertumbuhan awan konvektif sehingga hujan deras terjadi secara meluas dan berujung bencana banjir serta longsor," jelas Abdul Muhari.
Berita Terkait
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatera
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Rangkuman 7 Fakta Warga Sumsel yang Terlantar di Kamboja, Minta Dipulangkan
-
Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Shutter Dipuji Mahakarya Horor Asia, Bagaimana Versi Indonesia yang Lagi Tayang di Netflix?
-
Belum Pulang ke Indonesia, Alumni LPDP Irawati Puteri Dituding Bawa Kabur Uang ILDS
-
Digugat Cerai Mawa, Insanul Fahmi Masih Pikir-Pikir Talak Inara Rusli
-
Shazam!: Ketika Kekuatan Dewa Bertemu dengan Jiwa Remaja yang Jenaka, Sahur Ini di Trans TV
-
The Legend of Tarzan: Kembalinya Sang Raja Rimba dan Isu Kolonialisme, Malam Ini di Trans TV
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Pembacok Mahasiswi UIN Suska Harusnya Nonton 4 Film Ini, Motivasi Hadapi Penolakan Cinta
-
Selingkuh dan Poligami, Insanul Fahmi Kecewa Digugat Cerai Wardatina Mawa
-
Viral Takjil Gratis dengan Pesan Tuhan Yesus Sayang Kamu, Toleransi atau Ngawur?
-
Lirik Lagu Manis yang Jadi Sinyal Kelam, Detik-Detik sebelum Mahasiswi UIN Dibacok Teman Kampus