News / Nasional
Senin, 25 Mei 2026 | 12:54 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pemerintah untuk membahas langkah-langkah strategis terkait rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang melanda wilayah Sumatera. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • DPR RI dan pemerintah menggelar rapat koordinasi di Senayan, Jakarta, pada Senin, 25 Mei 2026 terkait bencana Sumatera.
  • Pimpinan DPR RI bersama para menteri membahas evaluasi situasi terkini serta rencana strategis rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.
  • Koordinasi lintas sektor ini bertujuan memastikan seluruh proses pemulihan pascabencana berjalan secara lebih tepat sasaran serta efisien.

Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pemerintah untuk membahas langkah-langkah strategis terkait rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang melanda wilayah Sumatera.

Rapat ini digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (25/5/2026).

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memimpin langsung jalannya pertemuan yang mempertemukan Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dengan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera dari pihak pemerintah.

Sejumlah pejabat tinggi negara hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait.

Selain itu, tampak hadir pula Kepala BP BUMN Dony Oskaria hingga Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari.

Dalam pembukaan rapat, Dasco menyampaikan apresiasinya atas kehadiran para menteri dan kepala badan terkait dalam agenda krusial ini.

"Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera dari pemerintah dalam rapat koordinasi pada hari ini, dan untuk mengefektifkan waktu, izinkan saya membuka rapat koordinasi pada hari ini dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim," ujar Dasco saat membuka rapat.

Agenda utama rapat koordinasi ini adalah untuk membedah situasi terkini di wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Selain memantau kondisi lapangan, rapat ini juga memfokuskan pada evaluasi rencana rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah berjalan serta merumuskan langkah-langkah untuk tahap selanjutnya.

Baca Juga: Mengapa Sumatera Blackout? Ini Penjelasan PLN

Dasco menegaskan, bahwa koordinasi ini sangat penting untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan tepat sasaran dan efisien.

"Untuk itu rapat koordinasi mengenai hal pembahasan situasi terkini terkait pasca bencana Sumatera serta rencana rehabilitasi dan rekonstruksi yang akan dibahas, serta kemudian tahap tahap selanjutnya," ujarnya.

Load More