Entertainment / Film
Sabtu, 29 November 2025 | 19:35 WIB
Poster film Wasiat Warisan, yang akan tayang di bioskop pada 4 Desember 2025. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Film drama keluarga berjudul Wasiat Warisan produksi PIM Pictures dijadwalkan tayang serentak 4 Desember 2025 di latar Danau Toba.
  • Kekuatan utama film ini adalah akting natural para pemeran utama yang berhasil menampilkan chemistry kuat antar saudara.
  • Karya ini sukses menampilkan potret budaya Batak otentik dan konflik adat, meskipun ada catatan teknis di awal durasi.

Meskipun bukan penutur asli, Sarah mampu menjaga konsistensi logat dan emosi "Inang-inang" yang tegas namun rapuh di dalam. 

Chemistry-nya dengan Derby Romero (Togar) juga terjalin apik, menggambarkan hubungan kakak beradik yang penuh warna.

Potret Budaya yang Otentik

Selain kekuatan akting, Wasiat Warisan berhasil memotret budaya Batak dan suasana Samosir dengan jujur.

Film ini tidak sekadar menempelkan Danau Toba sebagai latar pemanis mata semata.

Lebih dari itu, atmosfer kehidupan masyarakat setempat, hiruk-pikuk di Lapo Tuak, hingga konflik adat yang melingkupi pembagian harta warisan, digambarkan dengan detail yang meyakinkan.

Kehadiran para komika dan talenta lokal seperti Jenda Munthe, Vito Sinaga, hingga Opung Medan semakin memperkuat nuansa otentik tersebut.

Celetukan-celetukan khas dan humor situasional yang mereka bawakan sukses memancing tawa tanpa merusak momen dramatis yang sedang dibangun.

Catatan Kecil pada Bagian Editing

Baca Juga: Tayang Hari Ini, Film Air Mata Mualaf Sajikan Kisah Haru Pencarian Hidayah dan Konflik Batin

Sayangnya, performa apik para aktor sedikit tercederai oleh aspek teknis, khususnya di departemen penyuntingan (editing).

Pada babak pertama film, perpindahan antar adegan terasa kurang halus.

Beberapa potongan gambar di bagian awal film terasa "patah" dan melompat terlalu cepat, membuat gambar menjadi tidak natural.

Transisi yang kasar ini cukup mengganggu kenyamanan visual, seolah-olah ada bagian yang berubah dan kurang disesuaikan.

Beruntung, masalah pacing dan editing ini mulai membaik dan terasa lebih stabil ketika film memasuki pertengahan hingga babak akhir, di mana emosi penonton mulai diaduk-aduk.

Terlepas dari kekurangan teknis di menit-menit awal, Wasiat Warisan tetaplah sebuah tontonan yang solid dan menghibur.

Load More