Entertainment / Gosip
Selasa, 13 Januari 2026 | 21:45 WIB
Teuku Rassya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, 13 Januari 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].
Baca 10 detik
  • Pernikahan Teuku Rassya dan Cleantha Islan akan memadukan adat Aceh untuk akad nikah dan sentuhan internasional-Jepang saat resepsi.
  • Tamara Bleszynski dan Teuku Rafly telah memberikan dukungan penuh serta hadir dalam prosesi lamaran yang berjalan lancar.
  • Meski merahasiakan tanggal pasti karena alasan pamali, Rassya memastikan acara akan digelar di Jakarta dalam beberapa bulan ke depan.

Suara.com - Teuku Rassya kian sibuk mematangkan persiapan pernikahannya yang dijadwalkan dalam waktu dekat.

Saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 13 Januari 2026, putra sulung Tamara Bleszynski ini blak-blakan mengenai konsep acara yang bakal digelar indoor di sebuah hotel di Jakarta.

Rassya memastikan hari bahagianya nanti akan memadukan kekayaan adat Aceh untuk akad nikah dan sentuhan budaya Jepang pada sesi resepsi, demi mengakomodasi latar belakang sang kekasih, Cleantha Islan.

Lelaki 26 tahun ini tidak dapat menyembunyikan antusiasmenya. Setelah menjalin asmara selama lima tahun, Rassya akhirnya memantapkan hati untuk melangkah ke jenjang pelaminan.

Dia bersyukur proses lamaran yang telah digelar sebelumnya berjalan lancar dengan dihadiri keluarga lengkap dari kedua belah pihak, termasuk kehadiran ibu kandungnya, Tamara Bleszynski, serta sang ayah, Teuku Rafly Pasya, dan ibu sambungnya.

"Pastinya bahagia banget. Setelah 26 tahun hidup, akhirnya aku rasa aku sudah mendapatkan pasangan yang cocok. Dan insya Allah ya niatnya sih dalam beberapa bulan ke depan mau nikah," ungkap Teuku Rassya kepada awak media.

Rassya menambahkan mengenai momen lamaran yang menjadi titik balik hubungannya.

"Kemarin sudah sempat menjalanin acara lamarannya, alhamdulillah didatangin oleh kedua belah keluarga, baik dari sisi aku maupun calon aku. Jadi ya hari yang berbahagia lah kemarin," tambahnya.

Perpaduan Budaya: Aceh Bertemu Jepang

Baca Juga: Siap Lepas Masa Lajang, Ini Deretan Pasangan Artis yang Berniat Gelar Pernikahan di 2026

Salah satu sorotan utama dari rencana pernikahan ini adalah konsep akulturasi budaya. Mengingat latar belakang keluarganya yang kental dengan darah Aceh, Rassya memegang teguh tradisi untuk prosesi sakral akad nikah.

Namun, dia juga ingin menghormati asal-usul tunangannya yang memiliki darah campuran.

"Oke, kalau Akad-nya yang pasti sih Aceh. Akad-nya sih lumayan ya tradisional Aceh. Tapi mungkin ada beberapa yang disesuaikan prosedurnya," jelas Rassya.

"Kalau resepsinya sendiri kita masih mikir terus terang, tapi mungkin ada internasional karena dari sisi pasangan aku juga ada keturunan dari Jepang-nya. Jadi coba mengakomodir itulah," tuturnya.

Persiapan Teknis dan Dukungan Orangtua

Mengenai lokasi, Rassya memastikan acara akan digelar di Jakarta. Dia mengaku banyak terlibat dalam memberikan masukan, terutama soal desain dan dekorasi, meski teknis pelaksanaannya dibantu oleh Wedding Organizer (WO) untuk mengatur timeline agar eksekusi di hari H berjalan sempurna.

"Aku juga baru belajar kan baru pertama kali nikah, alhamdulillah insya Allah juga sekalinya aja gitu kan. Tapi prosesnya ternyata banyak ya yang harus disiapin selama kita mau nikah. Baik itu dari venue-nya, dekornya, itu lumayan menarik sih," kata Rassya.

Keputusan Rassya untuk mengakhiri masa lajang di usia muda ini mendapat lampu hijau penuh dari sang ibunda.

Menurut Rassya, Tamara Bleszynski sudah sangat akrab dengan calon menantunya yang bukan berasal dari kalangan selebritas tersebut.

"Mama support banget. Mama juga sudah kenal kan dari awal sama calon istri dan dia sangat support, sangat dekat juga alhamdulillah. Dan ya aku sebagai anak sih happy lah bisa lihat dia bisa dekat sama calon istri," ungkapnya.

Rahasiakan Tanggal dan Hindari Konflik

Meski persiapan sudah berjalan, Rassya memilih bungkam saat ditanya mengenai tanggal pasti pernikahan, termasuk ketika awak media menyinggung bulan April. Dia berdalih ingin menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sebelum hari H tiba.

"Insya Allah lah. Enggak mau pamali gitu, takut kan bahaya katanya," jawabnya singkat.

Menariknya, meski sibuk mengurus detail pernikahan dua budaya, Rassya mengaku jarang berselisih paham dengan pasangan. Dia memberikan kebebasan bagi kekasihnya untuk berekspresi dalam merancang acara impian mereka.

Menutup pembicaraan, Rassya menanggapi santai pertanyaan mengenai suvenir pernikahan yang kerap menjadi ajang kemewahan bagi para artis.

Dia menegaskan tidak berniat untuk pamer, melainkan memberikan apresiasi yang tulus sesuai kemampuannya.

"Sebisa mungkin pasti aku ngasih apa yang aku bisa, bukan untuk show off atau apapun itu, tapi ya sesuai dengan kemampuan aja sih," pungkasnya.

Load More