-
Inul Daratista menyampaikan duka mendalam atas bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh dan sebagian Sumatra.
-
Ia mengkritik keras oknum pejabat dan politisi yang dinilai sibuk pencitraan di tengah penderitaan warga, sementara bantuan nyata berjalan lambat.
-
Inul menegaskan bahwa aksi cepat dan terstruktur dari negara lebih dibutuhkan daripada foto-foto pencitraan, seraya berharap penanganan di lapangan membaik demi para korban.
Suara.com - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang meluluhlantakkan wilayah Aceh dan sebagian besar Sumatra memantik keprihatinan mendalam dari pedangdut kondang, Inul Daratista.
Tak hanya menyampaikan rasa belasungkawa, istri Adam Suseno ini juga meluapkan emosinya terhadap perilaku oknum pejabat dan politisi yang dinilai hanya memanfaatkan momen bencana untuk pencitraan semata.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin, 1 Desember 2025, Inul membagikan ulang video pidato Gubernur Aceh yang tengah membahas situasi darurat di wilayah tersebut.
Dalam keterangan videonya, pemilik Goyang Ngebor ini mengaku kehabisan kata-kata melihat penderitaan para korban.
"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk keluarga kita di Aceh dan bagian Sumatra yang lain, ya Allah.. enggak bisa berkata-kata. Dari kemarin-kemarin lihat begini kepikiran, banyak sekali bencana," tulis Inul mengawali unggahannya.
Namun, nada tulisan Inul berubah tajam ketika menyinggung respons pihak-pihak tertentu terhadap bencana ini.
Dia menyindir keras mereka yang sibuk memoles citra di tengah tangisan rakyat, sementara bantuan nyata dinilai lamban.
"Sedangkan yang lain dengan keadaan begini mulai pada pencitraan semua!! Preeetttlah!!!" ketus Inul.
Ibu satu anak ini menyoroti masalah korupsi dan kesenjangan sosial yang menurutnya menjadi akar kemunduran penanganan masalah di negeri ini.
Baca Juga: Kapolri Kerahkan Kekuatan Penuh: Buka Jalur Terisolasi di Aceh, Sumut, Sumbar
"Sampai 1000 tahun enggak akan bisa maju. Kemunduran yang terjadi, pada korupsi memperkaya diri. Yang kaya makin kaya, yang miskin sampai ke matek-matekan," lanjutnya dengan menohok.
Lebih lanjut, Inul menegaskan bahwa dalam situasi darurat seperti banjir bandang di Sumatra saat ini, yang dibutuhkan adalah aksi nyata dari negara yang gesit dan terstruktur, bukan sekadar kehadiran sosok-sosok partai politik yang hanya datang untuk dokumentasi.
"Mulai banyak yang pencitraan turun lapangan, harusnya langsung action... Dan action dari negara yang harus jadi pencitraan kalau penanganannya gesit. Bukan sosok-sosok partai yang pada foto-foto ampun dah ah!!" tegas perempuan 46 tahun tersebut.
Dia menekankan pentingnya meminimalisir kekacauan dan kelaparan di lapangan. Inul tampak jengah melihat pola lama di mana pihak-pihak tertentu seolah lepas tangan jika situasi memburuk, namun paling depan saat sesi foto.
"Kalau sudah begini lepas tangan, semua. Enggak ada yang mau disalahkan tapi turun lapangan pada pencitraan, foto-foto sama yang kesusahan, capek deh," tutup Inul seraya mendoakan jalan terbaik bagi para korban.
Sebagai informasi, wilayah Sumatra, khususnya Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, tengah dikepung bencana hidrometeorologi basah sejak akhir November 2025.
Tag
Berita Terkait
-
Kondisi Sumatera Memburuk, Ferry Irwandi Desak Penetapan Bencana Nasional
-
Kemensos Gelontorkan Rp19 Miliar Atasi Banjir 3 Provinsi Sumatera
-
Kumpulkan Donasi Rp1 miliar untuk Sumatra, Praz Teguh Butuh Helikopter Buat Salurkan Bantuan
-
Tanggap Darurat, PNM Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatra
-
Azizah Salsha Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk yang Terdampak Banjir Padang
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Skandal di Balik Nussa, Dugaan Perselingkuhan Kreator Berujung Sengketa IP
-
Mulai Hari Ini, Film Bidadari Surga Gelar Promo Buy 1 Get 1 di m.tix, Serbu Sebelum Kehabisan
-
Secrets Drama Thriller Terbaru Netflix, Angkat Resiliensi Mantan Pekerja Seks
-
Sinopsis Euphoria Season 3: Menata Kembali Kehidupan Rue hingga Ambisi Cassie Jadi Model OnlyFans
-
Mischka Aoki dan Devon Kei Enzo Rilis 'SpeakUp AI', Biar Kamu Jago Public Speaking
-
Deretan Line-up Tayangan Original Netflix Indonesia 2026, Cerita Lokal Makin Berani
-
Penjelasan Ending Made In Korea, Lanjut Season 2?
-
Rieke Diah Pitaloka Emosi Bahas Kasus Aurelie Moeremans di DPR, Minta Diusut Serius
-
Chat Ammar Zoni Dibongkar, Minta Plastik Klip ke Pacar Diduga buat Narkoba
-
Nikita Willy Akui Pernah Minta Ganti Lawan Main, Benarkah Aurelie Moeremans?