Suara.com - Sejumlah wilayah di Indonesia kembali dilanda bencana akibat cuaca ekstrem, mulai dari banjir hingga longsor yang menyebabkan kerusakan permukiman serta terganggunya aktivitas masyarakat. Musibah ini turut dirasakan oleh sebagian Keluarga Besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang berada di lokasi terdampak.
Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian, PNM melalui program PNM Peduli bergerak cepat memberikan bantuan tanggap darurat yang mulai disalurkan di beberapa daerah di wilayah Sumatera, mencakup kebutuhan pokok, obat-obatan dan perlengkapan pedukung lainnya bagi warga, nasabah dan karyawan PNM yang terdampak.
Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian menjadi kompas utama PNM dalam menghadapi situasi ini.
“Ketika musibah datang, kita tidak hanya melihat data dan dampaknya, tetapi juga wajah para ibu nasabah, keluarga, dan masyarakat yang selama ini tumbuh bersama kami. PNM berkomitmen untuk terus hadir, membantu, dan meringankan beban mereka," ujar Dodot.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini bukan sekadar respons darurat, melainkan langkah bersama untuk memastikan masyarakat terutama perempuan prasejahtera yang menjadi nasabah PNM mampu kembali bangkit dan memulihkan ekonomi keluarga.
Selain bantuan logistik, PNM juga menggerakkan penggalangan donasi internal yang diikuti oleh Insan PNM di seluruh Indonesia. “Dana yang terkumpul akan digunakan untuk menambah paket bantuan, khususnya bagi wilayah dengan dampak kerusakan signifikan,” tambahnya.
Seluruh Keluarga Besar PNM menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat di berbagai daerah. Semoga para keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, perlindungan, dan jalan pemulihan yang terbaik.***
Tag
Berita Terkait
-
Kirim Bantuan Skala Besar untuk Korban Bencana Sumatra, Pemprov DKI Pakai KRI dan Helikopter
-
Legislator Nasdem Minta Gelondongan Kayu Pasca-banjir Sumatera Diinvestigasi
-
Turun ke Lhokseumawe, Mendagri Cek Infrastruktur Vital dan Salurkan Bantuan
-
AHY Pimpin Penyelamatan Korban Banjir Sumatra, Ungkap Penyebabnya Topan Tropis Langka
-
Lawan Waktu Selamatkan Korban Banjir Sumatra, AHY Kerahkan Armada Helikopter hingga Modifikasi Cuaca
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik