Suara.com - Selain donasi untuk korban bencana, Jerhemy Owen membuat gebrakan lain.
Dia membuka donasi untuk menghijaukan kembali Pulau Sumatra setelah terjadi banjir bandang dan longsor yang memakan ribuan korban.
Sebagai tindakan lanjutan setelah membantu korban, menurutnya, mengembalikan hutan Sumatra adalah hal terpenting.
Mereka akan melakukan gerakan menanam pohon untuk hutan Sumatra di lahan kritis atau hutan gundul.
"Kembalikan Hutan Sumatra. Setelah kondisi darurat bencana selesai nanti... ini hal penting yang harus kita lakukan bersama," ungkapnya pada 3 Desember 2025.
Bukan sekadar rencana, dia pun langsung membuka open donasi di Kitabisa.com dengan judul "Selamatkan Sumatra, Tanam Pohon Kembali".
"Aku ingin mengajak teman-teman untuk ikut turun tangan memulihkan alam di Sumatra dengan menanam pohon kembali di kawasan hutan yang terdampak. Semoga langkah kecil ini bisa membantu mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang, dan alam kita bisa kembali kuat seperti sediakala," ungkapnya dalam deskripsi di platform tersebut.
Dibuka sejak 4 Desember 2025, kini sudah terkumpul Rp490 juta lebih dengan target awal Rp500 juta.
Baca Juga: Buntut Bencana Sumatra, Menhut Raja Juli Bidik 12 Perusahaan di Sumut yang Terindikasi Melanggar
Jerhemy Owen Wijaya dikenal luas sebagai Jerhemy Owen, pemuda kelahiran Jakarta ini bukan sekadar content creator biasa, dia adalah seorang aktivis lingkungan muda yang gigih, mahasiswa Teknologi Lingkungan dan Energi Terbarukan, sekaligus representasi Generasi Z Indonesia di panggung lingkungan global.
Dengan konten-kontennya yang edukatif, relatable, dan berbasis aksi nyata, Owen berhasil membuktikan bahwa kepedulian terhadap bumi bisa dimulai dari langkah-langkah sederhana, menarik, dan bahkan viral.
Cowok ini lahir di Jakarta pada 29 April 2002, menjadikannya berzodiak Taurus. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah atas di Sekolah Dian Harapan dari tahun 2005 hingga 2020.
Selama masa sekolah, dia aktif sebagai anggota tim basket.
Setelah lulus, Owen mengambil keputusan besar untuk melanjutkan studi di Eropa.
Dia memilih Avans University of Applied Sciences di Breda, Belanda, mengambil jurusan Teknologi Lingkungan dan Energi Terbarukan sejak tahun 2020.
Berita Terkait
-
Kesaksian Taufiq LIDA di Lokasi Bencana Aceh: Korban Lolos dari Maut, Kini Kelaparan
-
Solidaritas Publik Mengalir, Donasi Ferry Irwandi Tembus Rp1 Miliar dalam 3 Jam
-
Ingin Bantu Korban Bencana Sumatra? Ini 7 Saluran Donasi Resmi yang Terpercaya
-
Di Balik Senyum di Posko Pengungsian, Perempuan Sumatra Menanggung Beban Sunyi yang Berat
-
KemenP2MI Kirim Logistik Bantuan Darurat untuk Ribuan Korban Banjir & Longsor di Sumatra
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi