- Konten kreator Resbob dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian suku di Polres Jakarta Selatan pada Jumat, 12 Desember 2025.
- Pelaporan diajukan Beni Sihabudin Sogir mewakili masyarakat Sunda yang merasa terhina akibat pernyataan Resbob.
- Resbob terancam Pasal 28 ayat (2) UU ITE dengan hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Suara.com - Konten kreator Resbob alias Adimas Firdaus, kembali berhadapan dengan hukum. Setelah sebelumnya kakak BigMo itu dilaporkan Azizah Salsha di Bareskrim.
Kali ini, Resbob dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan kasus ujaran kebencian dan penghinaan terhadap suku.
Pelaporan resmi ini dilakukan di Polres Jakarta Selatan pada Jumat (12/12/2025).
Adimas dilaporkan Beni Sihabudin Sogir, adik DJ Dinar Candy. Dalam hal ini, ia mewakili aspirasi masyarakat Sunda yang merasa terhina.
Dalam laporannya, Resbob dijerat dengan sangkaan Pasal 28 ayat (2) dari Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Hukuman maksimal untuk sangkaan ini tidak main-main. Ancaman pidana yang menanti Resbob adalah berupa kurungan penjara selama enam tahun dan denda sebesar Rp1 miliar.
"Ini pasal 28 ayat 2 terkait dengan ujaran kebencian terhadap suku di mana ancaman pidananya enam tahun penjara dan dena Rp1 miliar. Kami melapor dengan atas nama Resbob," kata kuasa hukum Beni Sihabudin Sogir, Gurun Arisastra usai membuat laporan polisi di Polres Jakarta Selatan.
Meskipun diketahui bahwa Resbob sempat mengunggah video permintaan maaf melalui platform media sosial, langkah hukum tersebut tetap ditempuh oleh pihak pelapor.
Gurun Arisastra menjelaskan bahwa kelanjutan proses hukum ini bertujuan untuk memberikan sanksi tegas agar Resbob jera dan tidak mengulangi perbuatannya.
Baca Juga: Kini Minta Maaf Fitnah Azizah Salsha Selingkuh, Bigmo dan Resbob: Masa Depan Kami Masih Panjang
"Beliau sudah mengakui perbuatannya dengan meminta maaf, tapi minta maaf tidak sesederhana itu dan tidak menghapuskan sesuatu perbuatan pidana. Kami menyampaikan peristiwa hukum ini untuk ditindaklanjuti secara hukum agar memberikan efek jera," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Beni Sihabudin Sogir menegaskan alasan utama ia mengambil tindakan pelaporan. Ia merasa perlu membela kehormatan dan martabat suku Sunda.
Sebagai orang yang memiliki darah Sunda, Beni mengaku sangat marah dan tersinggung dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Resbob.
"Sangat (marah), menurut saya itu perbuatan tidak terpuji ya. Pokoknya (kasus ini) lanjut. Jangan habis bikin ulah minta maaf, kita harus bikin jera," tegasnya.
Kontroversi ini bermula dari siaran langsung (live streaming) Resbob beberapa waktu lalu.
Dalam rekaman video tersebut, Resbob terlihat sedang berada di dalam sebuah mobil ketika ia melontarkan kata-kata merendahkan terhadap suku Sunda.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Terima Orang Sunda Dihina, Sule Bandingkan Resbob dengan Hewan Anjing
-
Klarifikasi Resbob Hina Orang Sunda: Saya Gak Percaya Ucapan Itu Keluar dari Mulut
-
Ada Tujuan Tersembunyi di Balik Penunjukan Dinar Candy Sebagai Ketua Pengajian Umi Pipik
-
Resbob Kembali Bikin Gaduh, Sebut Viking dan Sunda dengan Kata Kasar
-
Dituduh Punya Utang Rp 5 Miliar ke Dinar Candy, Fitri Salhuteru: Sinting!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA
-
BPDP Kucurkan Rp 1,3 T untuk Beasiswa, Tanggung Full Kuliah hingga Biaya Hidup Anak Petani Sawit
-
Pengamat Sebut Pelabelan Londo Ireng Sebagai Upaya Meredam Suara Kritis
-
Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara
-
Prabowo Masih Pakai Gaya Orde Baru, Kepuasan Publik Anjlok
-
Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam
-
Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan
-
Niat Bermain Berakhir Duka, Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai Cianjur
-
Polisi Datang Pakai 7 Mobil, Keluarga Sutrimo Tetap Bungkam dan Tak Mau Lapor
-
Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan