Suara.com - Media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan foto sastrawan senior Sitok Srengenge bersama musisi populer Sal Priadi. Foto yang diunggah pada 17 November 2025 tersebut memperlihatkan keduanya tengah berdiskusi santai.
Namun, alih-alih mengapresiasi kolaborasi seni mereka, warganet justru bereaksi keras dan membangkitkan ingatan kolektif tentang sejarah kelam yang menyelimuti sang penyair.
Bagi generasi yang lebih muda, mungkin muncul pertanyaan: Sitok Srengenge kasus apa? Mengapa kemunculannya di ruang publik memicu kemarahan yang begitu masif?
Dugaan Kekerasan Seksual 2013
Kasus yang menjerat pria bernama asli Sunarto ini bermula pada akhir tahun 2013. Saat itu, dunia sastra dan akademik Indonesia diguncang oleh laporan seorang mahasiswi Universitas Indonesia (UI) berinisial RW ke Polda Metro Jaya.
RW melaporkan Sitok atas dugaan kekerasan seksual yang mengakibatkan dirinya hamil. Dalam laporannya, korban mengaku bahwa Sitok menggunakan relasi kuasanya sebagai seniman senior untuk memaksa korban melakukan hubungan intim berkali-kali sejak Maret 2013.
Saat laporan resmi dibuat pada 29 November 2013, RW diketahui tengah mengandung dengan usia kehamilan tujuh bulan.
Proses hukum kasus ini berjalan sangat alot dan penuh kontroversi. Awalnya, pihak kepolisian sempat ragu untuk melanjutkan perkara karena menganggap hubungan tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka.
Namun, gelombang protes dari mahasiswa UI dan aktivis perempuan mendesak polisi untuk melihat adanya unsur paksaan dan manipulasi psikologis.
Baca Juga: Pilih Cerai dari Ridwan Kamil, Atalia Praratya Ungkap Harapan Baru di 2026
Setelah pemeriksaan terhadap 11 saksi dan konsultasi dengan ahli kriminologi serta psikolog, penyidik akhirnya menetapkan Sitok Srengenge sebagai tersangka pada 6 Oktober 2014. Ia dijerat dengan pasal berlapis dalam KUHP, antara lain:
Pasal 285: Tentang pemerkosaan.
Pasal 286: Tentang persetubuhan dengan wanita yang tidak berdaya.
Pasal 294 ayat (2): Tentang pencabulan dalam relasi kuasa atau perwalian.
Kasus yang Mangkrak Selama 12 Tahun
Meskipun sudah berstatus tersangka, keadilan bagi RW seolah terhenti di tengah jalan. Berkas perkara Sitok tercatat berkali-kali bolak-balik antara penyidik kepolisian dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Tak Lagi Bergairah di Indonesia, Pinkan Mambo Incar Panggung Americans Got Talent dan Bayaran Rp2 M
-
Kembali Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Ngaku Pernah Habiskan Rp1,8 M Demi Mirip Jisoo BLACKPINK
-
Pelanggan Sampai Disiram Air, Viralnya Burger Aldi Taher Bikin Warga Sekitar Terganggu?
-
Gigi Hadid Klarifikasi Usai Namanya Muncul di Dokumen Epstein
-
Ngamen di Pinggir Jalan Sepatan, Pinkan Mambo Raup Saweran Rp26 Juta dalam 3 Jam
-
Sinopsis Film Jadi Tuh Barang, Kisah Kocak Oki Rengga dari Patah Hati hingga Jadi Pawang Hujan
-
Reaksi Arya Khan Disindir Michelle Ashley Bikin Pinkan Mambo Downgrade Sampai Ngamen di Jalanan
-
Dokter Piprim Kecam Billboard Promosi Film Aku Harus Mati, Dinilai Berbahaya Bagi Mental Anak
-
Niko Al Hakim Ungkit Penelantaran Kucing di 2024, Pihak yang Rescue Bela Rachel Vennya
-
Pesona Nikita Willy Berhijab Saat Liburan di Jepang Curi Perhatian