Suara.com - Komentar komika Arie Kriting di media sosial justru menjadi sasaran kritik warganet saat menanggapi kontroversi yang menyeret nama musisi Sal Priadi.
Isu ini mencuat pada akhir Desember 2025, ketika foto lama kebersamaan Sal Priadi dan Sitok Srengenge kembali viral di platform X.
Publik bereaksi keras karena Sitok Srengenge memiliki rekam jejak dugaan kekerasan seksual pada 2013 terhadap seorang mahasiswi.
Melalui akun X miliknya, Arie Kriting menyampaikan pandangan soal maraknya perdebatan publik terkait kasus kekerasan seksual di internet.
Menurut Arie, keributan di media sosial terjadi karena negara dinilai gagal memberikan kepastian hukum bagi korban kekerasan seksual.
"Semua pertikaian sosmed mengenai kasus kekerasan seksual terjadi karena negara gagal memberikan kepastian hukum," tulis Arie Kriting pada Jumat, 2 Januari 2026.
Suami Indah Permatasari itu menilai lemahnya penegakan hukum membuat masyarakat saling berdebat dan mempertanyakan sikap satu sama lain di ruang digital.
"Berisiknya dapat, keadilannya tidak," lanjut Arie dalam cuitan yang kemudian memicu respons luas dari warganet.
Sejumlah warganet tidak sepakat dan menilai suara publik justru penting ketika keadilan hukum belum berpihak pada korban.
Baca Juga: Arie Kriting Sebut Rizky Febian dan Mahalini Pasangan Sempurna: Gak Akan Ada Konflik Royalti
"Apalagi kalau tidak berisik? Bukankah konsep no viral no justice berawal dari negara gagal menerapkan keadilan," tulis seorang warganet.
Perdebatan pun berkembang menjadi diskusi panjang antara Arie Kriting dan sejumlah pengguna media sosial lainnya.
Menanggapi kritik tersebut, Arie Kriting memberikan klarifikasi lanjutan agar pernyataannya tidak disalahartikan.
"Twit itu tidak ditujukan kepada yang setia bersuara melawan kasus pelecehan seksual," jelas Arie Kriting.
Sutradara film Kaka Boss tersebut menegaskan kemarahannya ditujukan pada lemahnya sistem hukum, bukan pada gerakan publik yang membela korban.
"Saya kesal lihat rakyat terus berada di posisi sulit karena lemahnya penegakan hukum atas isu-isu semacam ini," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Viral Bareng Sal Priadi, Kasus Sitok Srengenge Ternyata Mangkrak
-
Sesali Foto Bareng Sitok Srengenge, Sal Priadi Tegaskan Sikap Lawan Kekerasan Seksual
-
Sal Priadi Tuai Amarah Publik Usai Foto Bareng Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
-
High School Fest 2025 Sukses Digelar, Hadirkan Nuansa Nostalgia di Pinggir Pantai
-
Sal Priadi Singgung Etika Pencantuman Nama Artis di Line Up Acara Musik
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Anak-Anak CBI Hidupkan Drama Musikal The Addams Family, Bawa Standar Walt Disney
-
Kim Myungsoo Bikin Jakarta Meleleh di Fancon Solo, Panggil Fans Sayangku hingga Joget Kicau Mania
-
Teaser Poster "Bapakmu Kiper" Dirilis, Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam di Film Komedi Terbaru
-
Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda