Suara.com - Kritik Pandji Pragiwaksono terhadap pemerintah di "Mens Rea" yang tayang di Netflix terus menjadi pembicaraan.
Salah satunya cuplikan pernyataannya soal warga Jawa Barat (Jabar) yang dinilai suka memilih pemimpin dari kalangan artis.
"Di antara masyarakat Indonesia, masalah terbesar ini adanya di Jawa Barat. Orang Sunda. Orang Sunda seneng banget milih artis," ujar Pandji.
"Gubernur mereka waktu itu Deddy Mizwar, artis film. Wakil Gubernur mereka Dede Yusuf, artis TV. Sekarang Gubernurnya Dedi Mulyadi, artis YouTube," sentilnya.
Cuplikan pernyataan tersebut kemudian dibagikan ulang oleh Kang Dedi Muyadi alias KDM di Instagram pada 4 Januari 2026.
Dedi Mulyadi pertama-tama menyatakan bahwa dirinya adalah penggemar Pandji Pragiwaksono.
"Bang Pandji terima kasih ya. Saya penggemar Anda lho. Anda ini keren. Setiap pernyataan-pernyataannya itu menggelitik, korektif, dan edukatif," puji Dedi Mulyadi.
Namun terkait kritik Pandji soal masyarakat Jawa Barat suka memilih pemimpin dari kalangan artis, Dedi Mulyadi mengaku tak sepakat.
"Tapi sayang sekali Bang Pandji, Pak Deddy Mizwar dan Pak Dede Yusuf, waktu nyalonin jadi Gubernur, malah nggak kepilih," terangnya.
Baca Juga: Momen Kocak Saat Konferensi Pers, Raditya Dika Tak Tahu Kapan The Founder5 Vol.2 Digelar
Dedi Mulyadi menerangkan bahwa Deddy Mizwar tidak pernah menjadi Gubernur Jawa Barat, melainkan Wakil Gubernur Jawa Barat (2013-2018).
Ketika mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat didampingi Dedi Mulyadi pada 2018 pun, mereka tak terpilih.
Begitu pula Dede Yusuf yang tak terpilih saat mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat bersama Lex Laksamana pada 2013.
Dedi Mulyadi selanjutnya meminta Pandji Pragiwaksono tidak meremehkan kemampuan pemimpin yang berasal dari kalangan artis.
"Walaupun dia artis, saya ngaku jujur, Pak Dede Yusuf itu punya kemampuan pemahaman pembangunan yang relatif sangat baik," jelas Dedi Mulyadi.
"Kerangka pikir pembangunannya keren. Banyak yang artis juga punya kemampuan," tambahnya.
Kendati begitu, Dedi Mulyadi enggan memuji dirinya sendiri untuk membantah pernyataan Pandji Pragiwaksono soal 'Gubernur YouTuber'.
Dedi Mulyadi memilih mengundang Pandji berkunjung ke Jawa Barat untuk melihat hasil kerjanya.
"Bang Pandji datang ke Jabar keliling lewatin jalan-jalan provinsi. Kemudian keliling di berbagai daerah di seluruh provinsi Jawa Barat," kata Dedi Mulyadi.
"Saya ngebangunnya bener apa enggak. Apakah saya ini hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan. Kita sama-sama lihat bagaimana hasil di lapangan," imbuhnya.
Terakhir, sebagai pemimpin Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi tetap mempersilakan Pandji Pragiwaksono untuk memberikan kritikan lewat show stand up comedy-nya.
"Karena ini negara demokrasi, setiap orang berhak menyampaikan pernyataan, pikiran, dan gagasan termasuk koreksi secara terbuka apalagi dikemas dalam koreksi-koreksi yang jenaka. Keren," pungkas Dedi Mulyadi.
Sanggahan Dedi Mulyadi pun diterima dengan baik oleh Pandji Pragiwaksono yang tampak berkomentar pada hari yang sama.
"Salam kenal Kang Dedi, Alhamdulillah ini jadi jembatan perkenalan kita ya," balas Pandji.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Jadikan Mata Ngantuk Wapres Gibran Bahan Roasting, Tompi Semprot Pandji Pragiwaksono
-
Bahas 'Money Laundry' Jenderal Polisi, Pandji Pragiwaksono Bercanda Bawa-Bawa Nama Raffi Ahmad
-
Top 10 Series Netflix Indonesia Akhir Desember 2025, Mens Rea Kokoh di Puncak
-
Tak Hanya Mens Rea, Sederet Tayangan Netflix Indonesia Ini Sukses Kejutkan Publik, Sudah Nonton?
-
Spesial Show 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono Akhirnya Tayang Tanpa Sensor di Netflix
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Nama Wardatina Mawa Tak Disebut di Permintaan Maaf Inara Rusli, Dinilai Terlalu Gengsi
-
Tasya Farasya Bongkar Rahasia Konten Viral Spill Skincare, Dinilai Matikan Rezeki Kreator
-
Padahal Baru Ketemu, Wardatina Mawa Sebut Insanul Fahmi Fitnah Dilarang Bertemu Anak
-
Selesai Diperiksa Kasus Zina, Wardatina Mawa Mantap Gugat Cerai Insanul Fahmi
-
Perjalanan Karier Eric Dane, Bintang Greys Anatomy yang Meninggal Akibat ALS
-
Konflik Memanas, Ibu Okin Sindir Gaya Hidup 'Kumpul Kebo' Ananda Zhafira
-
Kelakuan Absurd Njan Anak Ketiga Sule, Suruh Nenek Rajin Salat hingga Guling-Guling
-
Teddy Pardiyana Ikhlas Anak Diadopsi Keluarga Sule, Syaratnya Cuma Satu
-
Dipulangkan Meski Berstatus Tersangka, Richard Lee Dikenakan Wajib Lapor
-
Tyas Penerima LPDP Banggakan Paspor WNA Dikuliti, Mertuanya Eks Pejabat Pernah Diperiksa KPK