- Pandji Pragiwaksono menyatakan spesial shownya "Mens Rea" tayang di Netflix tanpa ada sensor sama sekali.
- Pandji mengonfirmasi telah mengurus izin penggunaan lagu, menyebutkan Ahmad Dhani pentolan Dewa 19 telah tenang.
- Spesial show tersebut mengkritisi dinamika Pemilu 2024, termasuk isu citra Gemoy dan politik dinasti secara eksplisit.
Suara.com - Pandji Pragiwaksono menanggapi keraguan publik terkait perilisan spesial show-nya, "Mens Rea", yang tayang di Netflix sejak 27 Desember 2025.
Di tengah materi politiknya yang dikenal brutal dan menyerempet bahaya, Pandji justru melontarkan pernyataan mengejutkan yang menyeret nama musisi Ahmad Dhani.
Melalui unggahan di Instagram pada 26 Desember 2025, Pandji membungkam spekulasi netizen yang menduga materinya akan disensor habis-habisan oleh platform streaming global tersebut.
"Satu hal tentang Netflix, itu tidak mensensor sedikitpun, satupun materi stand-up gue," tegas Pandji.
Diaa bahkan menyentil netizen yang meragukan hal tersebut dengan sebutan "sotoy".
Namun, poin menarik muncul saat dia membahas segmen musikal dalam pertunjukannya. Pandji memastikan legalitas lagu-lagu yang dia bawakan di atas panggung sudah aman, sembari menyebut nama pentolan Dewa 19.
"Dan lagu-lagu yang lo lihat ada di situ... itu udah diurus izinnya juga. Jadi Ahmad Dhani akan tenang. Semuanya udah diurusin izinnya," ujar Pandji, menjamin tidak ada masalah royalti atau hak cipta.
Pernyataan "tanpa sensor" ini menjadi sorotan utama mengingat isi "Mens Rea" yang sangat eksplisit.
Dalam pertunjukan ini, Pandji diketahui menguliti habis dinamika Pemilu 2024, mulai dari transformasi citra "Gemoy" Prabowo Subianto, kritik tajam terhadap politik dinasti Jokowi, hingga sindiran untuk Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Netflix Kecolongan? Monster Kuliner Diduga Melaju ke Babak Final Culinary Class Wars 2
Pandji menegaskan bahwa versi Netflix ini benar-benar utuh alias uncut.
"Nanti lo akan lihat, tidak ada yang disensor sama sekali," tambahnya.
Penonton kini bisa menyaksikan "niat jahat" politik Indonesia yang dibalut komedi tanpa takut kehilangan konteks aslinya.
Berita Terkait
-
Sudah Ganti Tahun, Rayen Pono Sebut Laporannya ke Ahmad Dhani Mandek karena Izin Presiden
-
Pandji Pragiwaksono Sentil Warga Jabar Suka Pilih Pemimpin Artis, Tuai Reaksi Dedi Mulyadi
-
Pandji Pragiwaksono Titip Pesan Penting untuk Presiden Prabowo
-
Jadikan Mata Ngantuk Wapres Gibran Bahan Roasting, Tompi Semprot Pandji Pragiwaksono
-
Penjelasan Ending Stranger Things 5 Finale, Jawab Misteri Paling Besar
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Nama Wardatina Mawa Tak Disebut di Permintaan Maaf Inara Rusli, Dinilai Terlalu Gengsi
-
Tasya Farasya Bongkar Rahasia Konten Viral Spill Skincare, Dinilai Matikan Rezeki Kreator
-
Padahal Baru Ketemu, Wardatina Mawa Sebut Insanul Fahmi Fitnah Dilarang Bertemu Anak
-
Selesai Diperiksa Kasus Zina, Wardatina Mawa Mantap Gugat Cerai Insanul Fahmi
-
Perjalanan Karier Eric Dane, Bintang Greys Anatomy yang Meninggal Akibat ALS
-
Konflik Memanas, Ibu Okin Sindir Gaya Hidup 'Kumpul Kebo' Ananda Zhafira
-
Kelakuan Absurd Njan Anak Ketiga Sule, Suruh Nenek Rajin Salat hingga Guling-Guling
-
Teddy Pardiyana Ikhlas Anak Diadopsi Keluarga Sule, Syaratnya Cuma Satu
-
Dipulangkan Meski Berstatus Tersangka, Richard Lee Dikenakan Wajib Lapor
-
Tyas Penerima LPDP Banggakan Paspor WNA Dikuliti, Mertuanya Eks Pejabat Pernah Diperiksa KPK