- Per Januari 2026, Doraemon tidak lagi mengisi slot Minggu pagi di RCTI.
- Penghentian diduga karena masa kontrak hak siar yang telah berakhir.
- Proses dubbing masih berlanjut, membuka kemungkinan tayang di stasiun TV lain atau platform streaming.
Suara.com - Penayangan serial animasi Doraemon di RCTI resmi berakhir per Januari 2026.
Anime legendaris asal Jepang tersebut tidak lagi muncul dalam jadwal siaran Minggu pagi yang selama puluhan tahun identik dengan tayangannya.
Berdasarkan pantauan jadwal siaran dan aplikasi RCTI+ pada Minggu, 4 Januari 2026, slot pukul 08.00 WIB yang sebelumnya diisi Doraemon kini telah digantikan oleh program hiburan lain.
Penghentian penayangan ini berlangsung tanpa pengumuman resmi atau penjelasan terbuka.
Sejak pertama kali hadir di layar kaca Indonesia pada awal 1990-an, Doraemon menjadi salah satu tayangan anak paling konsisten.
Serial karya Fujiko F. Fujio ini menemani berbagai generasi penonton, dari anak-anak era 1990-an hingga generasi muda saat ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai alasan penghentian penayangan Doraemon.
Namun, berakhirnya masa kontrak hak siar disebut-sebut sebagai salah satu kemungkinan yang melatarbelakangi keputusan tersebut.
Meski demikian, perjalanan Doraemon di Indonesia belum tentu selesai.
Baca Juga: Gebrakan Baru! Luna Maya Hadirkan Sportainment Universe SPORTSTIVE+
Informasi yang beredar di kalangan komunitas pengisi suara menyebutkan bahwa proses alih suara untuk episode-episode baru masih terus berjalan.
Hal ini membuka peluang Doraemon untuk melanjutkan penayangan melalui stasiun televisi lain atau beralih ke platform video on demand (VOD).
Untuk saat ini, publik masih menunggu kepastian mengenai langkah selanjutnya dari serial animasi tersebut.
Berita Terkait
-
Jadwal Tayang Film Spesial Lebaran di TV, Paling Banyak Trans 7
-
Sutradara Doraemon Tsutomu Shibayama Meninggal di Usia 84 Tahun
-
Sutradara Legendaris Waralaba Doraemon Tsutomu Shibayama Wafat di Usia 84
-
Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta, Samakah dengan Versi Film?
-
Pamit dari RCTI, Doraemon Segera Tayang di Stasiun TV Lain
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Maxime Bouttier dan Raihaanun Bintangi Series Tante Sonya: Kisah Cinta Beda Usia
-
Profil Teuku Ryan, Aktor Senior yang Diduga Jadi Ayah Kandung Ressa Rizky Anak Denada
-
Daftar Pemain The King's Warden, Film Korea Terlaris Tayang di Bioskop Indonesia Hari Ini
-
Royalti Anjlok ke Rp25 Juta, Rhoma Irama Sentil Kinerja LMKN
-
Lucinta Luna Balik Jadi Perempuan saat ke Korea, Tampil Maskulin Cuma Prank?
-
Tak Sekadar Cari Uang, Ini Alasan Mulia Pak Tarno Tetap Ngamen Sulap Meski Terkena Stroke
-
Terpidana Doni Salmanan Diduga Keluyuran di Mal, Istri Klarifikasi Isu Harta Tak Disita
-
Buntut Kekecewaan Zaskia Adya Mecca, Pengadilan Militer Klarifikasi Tunda Persidangan
-
Sinopsis Drakor As You Stood By di Netflix: Perlawanan Korban KDRT, Isu Lokal Masyarakat Indonesia