- Anrez Adelio menyatakan siap membiayai kehamilan, persalinan, hingga menafkahi bayi Icel secara kekeluargaan.
- Pihak Anrez menegaskan hubungan dilakukan atas dasar suka sama suka dan membantah tuduhan kekerasan seksual maupun paksaan aborsi.
- Kuasa hukum mengungkap Anrez dipaksa menandatangani surat pernyataan di bawah tekanan saat rumahnya digeruduk dini hari.
"Intinya silakan kalian simpulkan sendiri, mereka melakukan hubungan tersebut bukan hanya sekali. Lebih sering dilakukan di tempat tinggal Anrez dengan cara Icel yang datang sendiri menggunakan transportasi online, tidak dijemput dan tidak diantar pulang. Apakah itu bisa dibilang memaksa? Lebih tepatnya itu sukarela," tegas Ramzy.
Klarifikasi Soal Chat Aborsi dan "Menghilang"
Mengenai beredarnya tangkapan layar percakapan di mana Anrez diduga meminta Icel menggugurkan kandungan, Ramzy memberikan konteks berbeda.
Menurutnya, pesan berisi suruhan "minum obat saja" itu terlontar karena kepanikan sesaat, bukan ancaman sistematis.
"Anrez panik dan kaget mendengar kabar Icel hamil anak dia, lalu terlontar chat 'kamu minum obat saja' tanpa ada unsur paksaan," jelas sang advokat.
"Qodarullah bayi tersebut masih ada dan sehat sampai hari ini, artinya Anrez tidak memaksakan atau melakukan ancaman. Itu lebih kepada menawarkan solusi yang impulsif dan kurang tepat," sambungnya.
Pihaknya juga menampik narasi bahwa Anrez menghilang setelah kasus ini viral. Justru, Anrez merasa terkejut dengan narasi yang dibangun Icel, padahal rencana pernikahan dan pembiayaan sudah dibahas.
Ramzy mengklaim memiliki bukti rekaman suara bahwa pihak keluarga Icel-lah yang justru keluar dari kesepakatan awal dan melontarkan ancaman.
Kronologi Penandatanganan Surat di Bawah Tekanan
Baca Juga: Dituding Kabur Usai Hamili Friceilda Prillea, Anrez Adelio Pastikan Mau Tanggung Jawab
Salah satu poin paling krusial yang diungkap Ramzy adalah kondisi saat Anrez menandatangani surat pernyataan tanggung jawab yang kini dijadikan alat bukti oleh pihak Icel. Ramzy menyebut kliennya mengalami intimidasi fisik dan verbal pada dini hari.
Peristiwa itu terjadi jauh sebelum berita ini mencuat ke publik. Rumah Anrez didatangi oleh sekitar enam hingga tujuh orang dari pihak Icel mulai pukul 00.25 WIB hingga 04.00 WIB.
"Posisi Anrez di rumah itu hanya sendirian. Bayangkan klien saya 'digeruduk' oleh enam, tujuh orang di malam hari hanya untuk memaksa membuat surat tersebut dengan ancaman tidak akan pulang sampai Anrez menandatanganinya," ungkap Ramzy.
Surat tersebut akhirnya dibuat pada pukul 03.13 WIB dalam kondisi Anrez di bawah tekanan.
Meski begitu, Ramzy menekankan bahwa beberapa hari setelah insiden "penggerudukan" itu, Anrez tetap menunjukkan itikad baik dengan menunjuk kuasa hukum dan menemui Icel dibCilandak Town Square untuk mediasi.
Siap Lapor Balik
Di akhir wawancara, pihak Anrez Adelio menegaskan akan mengikuti prosedur hukum di Polda Metro Jaya.
Namun, mereka juga memperingatkan potensi pelaporan balik jika mediasi kekeluargaan tidak tercapai, mengingat banyaknya tuduhan yang dianggap fitnah, seperti tuduhan aborsi, penelantaran, hingga kekerasan seksual.
"Jelas semua yang menurut kami salah, kami bantah. ITU FITNAH," tegas Ramzy.
Dia pun memberikan pesan menohok kepada pihak pelapor.
"Icel, apa yang kamu cari? Jika Allah tidak ridho maka berhati-hatilah, fitnah lebih kejam daripada membunuh. Kecuali Icel mempunyai tujuan terselubung, maka semua orang akan bisa menilai sendiri nantinya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, Anrez Adelio Klaim Hubungan Dilakukan Suka Sama Suka
-
Tak Diizinkan Jenguk Bayinya, Anrez Adelio Bongkar Chat dari Icel: Gak Butuh Nikah, Hukum Berjalan!
-
Diperiksa 5 Jam Kasus Anrez Adelio, Friceilda Prillea yang Hamil Besar Bawa Koper ke Kantor Polisi
-
Kasus Anrez Adelio Masuk Ranah UU TPKS, Polisi Beberkan Dugaan Kekerasan Seksual
-
Aib Hamili Perempuan Mencuat, Anrez Adelio Anggap Wajar Suka DM Cewek Random
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
3 Dekade Menghibur, Project Pop Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Forever Young Forever Fun
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
Padi Reborn Bawa 'Momen Sakral' Konser Dua Delapan ke Layar Lebar: Siap-Siap Merinding!
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik