Suara.com - Konten orisinal Netflix kerap menjadi ruang ekspresi kreatif yang berani, termasuk untuk kritik sosial, politik, hingga isu sensitif.
Namun di sejumlah negara, kebebasan tersebut kerap berbenturan langsung dengan hukum lokal dan tekanan pemerintah setempat.
Di Indonesia, sorotan kini tertuju pada Mens Rea, spesial stand-up comedy Pandji Pragiwaksono yang tengah viral.
Sejak dirilis 27 Desember 2025, Mens Rea bahkan menempati peringkat pertama kategori TV Shows di Netflix Indonesia.
Meski populer, materi satire yang dibawakan Pandji memicu laporan hukum ke Polda Metro Jaya pada 7 Januari 2026.
Laporan tersebut dilayangkan kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda NU dan Aliansi Muda Muhammadiyah.
Pertanyaannya, apakah Mens Rea akan bernasib sama seperti konten Netflix lain yang pernah ditakedown pemerintah?
Berikut konten di Netflix yang dihapus karena permintaan dari Pemerinta:
1. Arab Saudi - Patriot Act with Hasan Minhaj (2019)
Netflix menghapus episode "Saudi Arabia" karena tekanan hukum dari pemerintah Arab Saudi terkait ketertiban umum nasional.
Episode tersebut mengkritik pembunuhan Jamal Khashoggi dan keterlibatan kerajaan dalam konflik Yaman secara terbuka.
Baca Juga: Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
Otoritas Saudi menggunakan Undang-Undang Kejahatan Siber sebagai dasar hukum permintaan penghapusan konten.
Netflix hanya melakukan penghapusan terbatas wilayah Arab Saudi melalui mekanisme geoblocking regional.
Menariknya, episode itu tetap tersedia di YouTube sebagai kompromi atas kebebasan berekspresi publik.
2. Singapura - Isu Agama dan Narkoba (2018–2020)
Singapura menarik beberapa konten Netflix yang dianggap melanggar norma agama dan kebijakan narkoba ketat negara tersebut.
The Last Temptation of Christ dihapus karena dinilai menyinggung keyakinan umat Kristen secara langsung.
Konten bertema ganja seperti Cooking on High dan The Legend of 420 turut ditarik dari katalog.
Berita Terkait
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Dilaporkan ke Polisi, Pandji Pragiwaksono Jelaskan Kondisinya
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ayu Ting Ting Belum Daftar Haji, Mau Siapkan Mental dan Fisik Dulu
-
Atta Halilintar Sebar 12 Hewan Kurban, Satu Sapi Disembelih Atas Nama Keluarga dan Kakek Nenek
-
Makin Mesra, Kevin Gusnadi Ikut Jadi Panitia Kurban di Rumah Ayu Ting Ting
-
Dihujat, Ria Ricis Jelaskan Oplas Hidung karena Lelah Pakai Obat
-
Dunia Fitnes Dipanaskan Isu Penggunaan Steroid: Perang Terbuka Ade Rai vs Canggih Fitra
-
Cinta yang Terkoyak Menjadi Teror: Badut Gendong Mulai Menghantui Bioskop Hari Ini
-
Masa Depan Tak Boleh Hancur, Bocah 12 Tahun Korban Inses Ayah Kandung Tetap Lanjutkan Sekolah
-
Ayu Ting Ting Akui Dekat dengan Kader Partai Nasdem, Keluarga Beri Lampu Hijau
-
Momen Ria Ricis Nangis Saksikan Sapi Kurban Miliknya Disembelih
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?