- Rully Anggi Akbar (Ezel) menegaskan bahwa dana Rp 200 juta adalah investasi murni untuk bisnis kuliner, bukan penggelapan atau penipuan.
- Pihak Rully menyatakan perjanjian bisnis masih berlaku hingga 2028, sehingga belum ada kewajiban pengembalian dana investasi saat ini.
- Rully mengaku siap kooperatif dan sebenarnya berniat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, namun pelapor justru membawa kasus ke ranah pidana.
Suara.com - Suami Boiyen, Rully Anggi Akbar akhirnya muncul, memberikan klarifikasi terkait dugaan penggelapan dana investasi bisnis kuliner. Ia yang akrab disapa Ezel, menjelaskan kronologi masalah tersebut.
Rully Anggi Akbar yang ditemani dua pengacaranya, Husor Hutasoit dan Ben Zebua lebih dulu meluruskan kabar soal nominal dana investasi.
"Mas Rully atau Mas Ezel ini dilaporkan atau dituduhkan terkait penggelapan dana. Nah, yang di luar sana itu beredar bahwa ada yang 300 juta, 400 juta, tapi yang diserahkan hanya Rp 200 juta," kata Ben Zebua dalam konferensi pers di Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Rabu, 14 Januari 2026.
Setelah nominal, pengacara Rully menegaskan bahwa uang yang diterimanya adalah bentuk kerjasama.
"Jadi di sini tidak ada penipuan dan penggelapan seperti yang dilaporkan atau yang berkembang di media," tegasnya.
Husor Hutasoit menambahkan, kerjasama dalam bentuk investasi tersebut sebenarnya masih berlangsung hingga beberapa tahun ke depan.
Maka dari itu, mereka menyebut, masalah ini bukan penggelapan, tetapi murni kerjasama bisnis.
"Berdasarkan akta notaris yang sudah kita perlihatkan, ini masih berlaku sampai tahun 2028," kata Husor Hutasoit.
"Bahwa dalam perjanjian tersebut juga dinyatakan bahwa investasi ini dikembalikan apabila Mas Ezel atau Mas Rully membatalkan perjanjian setelah 2028," imbuhnya.
Baca Juga: Suami Boiyen Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Ancamannya 4 Tahun Penjara
Lagipula, uang investasi tersebut digunakan untuk pembangunan Warung Sateman, bisnis yang digeluti suami Boiyen.
"Bahwa Rp200 juta itu memang sudah dialokasikan untuk pembangunan Warung Sateman, begitu," tuturnya.
Namun memang namanya bisnis kata pengacara Rully Anggi Akbar, pasti ada untung dan rugi. Jika investor tak mendapat untung, hal itu adalah sebuah risiko.
"Terkait profit ya, kalau memang Warung Sateman untung. Kalau tidak untung apa yang mau kita berikan?" kata Husor Hutasoit.
"Karena gini, investasi itu kami tegaskan kembali, kita untung bersama rugi bersama," imbuhnya.
Husor Hutasoit mengatakan, kliennya bukannya lari dari tanggungjawab. Bahkan ia mau mengganti rugi kepada rekan bisnisnya.
Berita Terkait
-
Boiyen Akui Nafkahi Diri Sendiri Selama Menikah, Ini Alasan Gugat Cerai
-
Pernikahan Cuma 2 Bulan, Boiyen Bongkar Tabiat Mantan Suami yang Tak Bisa Diubah
-
Harapan Boiyen Berubah Kandas, Pilih Cerai Daripada Makan Hati: Mending Ngerapiin Hidup
-
Anwar BAB Sempat Merasa Janggal Sebelum Boiyen Menikah dengan Rully Anggi Akbar
-
Selain Digugat Cerai Boiyen, Rully Anggi Akbar Kini Juga Jadi Pengangguran?
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU