Entertainment / Film
Rabu, 14 Januari 2026 | 19:00 WIB
Film yang Buka Mata soal Child Grooming (imdb)

Suara.com - Kasus child grooming belakangan sering dibicarakan publik menyusul pengakuan Aurelie Moeremans dalam memoarnya yang berjudul Broken Strings.

Persis yang diungkapkan oleh Aurelie, child grooming kerap terjadi secara halus, dimulai dari perhatian berlebih, manipulasi emosional, hingga penciptaan ketergantungan psikologis yang sulit disadari korban.

Film menjadi medium efektif untuk membuka mata publik karena mampu menggambarkan proses grooming secara emosional, realistis, dan mudah dipahami lintas usia.

Melalui cerita sinematik, penonton dapat memahami bagaimana pelaku membangun kepercayaan, merusak batas aman, dan mengeksploitasi kerentanan korban.

Berikut lima film pilihan yang direkomendasikan untuk meningkatkan awareness tentang child grooming dari berbagai sudut pandang dan konteks sosial berbeda.

1. Trust (2010)

Film yang Buka Mata soal Child Grooming (imdb)

Trust kerap disebut sebagai film paling realistis dalam menggambarkan bahaya predator anak di ruang digital modern.

Film ini menyoroti bagaimana internet menjadi pintu masuk manipulasi emosional melalui identitas palsu dan komunikasi yang tampak aman.

Karakter Annie menunjukkan betapa mudahnya remaja terjebak rasa dipercaya, dipahami, dan dicintai oleh sosok yang salah.

Baca Juga: Trailer Balas Budi Resmi Rilis, Michelle Ziudith Jadi Korban Bunglon Penipu Cinta

Trust menekankan pentingnya peran keluarga dan komunikasi terbuka dalam mencegah anak terperangkap relasi berbahaya.

2. Priscilla (2023)

Film yang Buka Mata soal Child Grooming (imdb)

Berdasarkan memoar nyata, film ini menceritakan Priscilla Beaulieu yang bertemu Elvis Presley saat dia masih berusia 14 tahun.

Priscilla mengungkap sisi gelap hubungan yang tampak romantis, namun sarat ketimpangan kuasa dan kontrol psikologis.

Sudut pandang Priscilla membuat penonton memahami proses isolasi emosional yang berlangsung perlahan namun sistematis.

Priscilla menjadi pengingat bahwa grooming tidak selalu kasar, melainkan sering hadir dalam bentuk perhatian berlebihan.

Load More