Entertainment / Film
Rabu, 14 Januari 2026 | 20:15 WIB
28 Years Later (x.com)

Sosok Samson menjadi representasi Alpha yang kelak berperan penting dalam konflik The Bone Temple.

Kehadiran Alpha menandai evolusi virus Rage yang jauh lebih berbahaya dari generasi sebelumnya.

Dr. Ian Kelson dan Eksperimen yang Mengganggu

Rekap Film 28 Years Later Sebelum Nonton The Bone Temple (imdb)

Dalam perjalanannya, Spike bertemu Dr. Ian Kelson (Ralph Fiennes), dokter eksentrik yang terobsesi memahami virus Rage secara ilmiah.

Kelson memandang virus bukan sebagai kutukan, melainkan fase evolusi baru umat manusia.

Eksperimennya terhadap zombie menimbulkan dilema moral besar antara ilmu pengetahuan dan kemanusiaan.

Di akhir film pertama, Kelson menjadi figur ambigu yang menjembatani tragedi lama dan bencana baru.

Ending Krusial: Bertemunya Spike dan Jimmy Crystal

Rekap Film 28 Years Later Sebelum Nonton The Bone Temple (imdb)

Akhir 28 Years Later memperlihatkan Spike sendirian bertemu kelompok brutal pimpinan Sir Lord Jimmy Crystal (Jack O'Connell).

Kelompok ini hidup tanpa rasa takut terhadap zombie dan menjadikan kekerasan sebagai hiburan.

Gaya nyentrik, pakaian mencolok, dan aturan liar menandai lahirnya kultus kekuasaan baru.

Baca Juga: Sinopsis 28 Years Later: The Bone Temple, Kapan Tayang di Indonesia?

Pertemuan ini menjadi jembatan langsung menuju konflik utama di The Bone Temple.

Apa yang Menanti di The Bone Temple?

Rekap Film 28 Years Later Sebelum Nonton The Bone Temple (imdb)

The Bone Temple berfokus pada peradaban gelap yang tumbuh dari reruntuhan moral dan jasad manusia.

Kuil Tulang dibangun Dr. Kelson sebagai monumen sekaligus laboratorium raksasa berbasis ratusan ribu tulang manusia.

Spike terjebak di antara kultus kekerasan Jimmy Crystal dan eksperimen gila Kelson.

Konflik memuncak ketika Alpha Infected mulai memuja sesuatu di dalam kuil, bukan menghancurkannya.

Kejutan terbesar The Bone Temple adalah kemunculan kembali Jim (Cillian Murphy), penyintas film 28 Days Later (2002).

Load More