- Pandji menjawab 17 pertanyaan penyidik Bareskrim terkait hasil sidang adat Toraja yang telah dijalaninya.
- Hasil sidang adat menyepakati permohonan maaf dari kedua belah pihak sebagai bentuk pembelajaran bersama.
- Pandji berkomitmen untuk lebih berhati-hati dan memperbaiki kualitas riset dalam menulis materi stand-up comedy di masa depan
Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam menyusun materi komedi setelah menjalani pemeriksaan lanjutan di Bareskrim Mabes Polri, Senin, 9 Maret 2026.
Pemeriksaan ini merupakan buntut dari kasus dugaan penghinaan terhadap tradisi masyarakat Toraja yang kembali mencuat sejak akhir 2025.
Dalam kurun waktu hampir tiga jam pemeriksaan, pria 46 tahun ini dicecar belasan pertanyaan oleh penyidik mengenai tindak lanjut penyelesaian masalah tersebut secara adat.
"Iya, ditanya terkait kehadiran saya di Toraja ketika saya melaksanakan sidang adat Toraja. Pertanyaannya seputar itu dan klarifikasi sudah diberikan oleh saya. Ada 17 pertanyaan ya, kalau nggak salah," kata Pandji Pragiwaksono kepada awak media.
Pemeriksaan kali ini difokuskan pada hasil sidang adat yang telah dijalani Pandji di Tana Toraja sekitar dua minggu sebelumnya.
Melalui proses tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan mengambil pelajaran dari kegaduhan yang terjadi. Pandji mengaku peristiwa ini mengubah sudut pandangnya dalam berkarya.
"Kebetulan (saat sidang adat Toraja) disepakati bahwa ini adalah salah dua pihak ya. Jadi waktu di sidang adat itu keduanya meminta maaf, atas apa yang telah terucap dan telah terjadi akibat situasi ini," tegas Pandji.
"Jadi kelihatannya kedua belah pihak punya banyak pembelajaran dan saya sudah berkomitmen juga untuk lebih baik lagi dalam menulis joke, materi stand up komedi," tambahnya.
Sebagai pengingat, kasus ini bermula dari potongan video lama pertunjukan stand-up Pandji tahun 2013 yang viral kembali.
Baca Juga: Bawa Hasil Sidang Adat ke Bareskrim, Pandji Pragiwaksono Dorong Penyelesaian Restorative Justice
Dalam materi tersebut, dia menyinggung tradisi pemakaman Rambu Solo' dengan diksi yang dianggap merendahkan martabat masyarakat Toraja.
Hal ini memicu laporan kepolisian oleh Aliansi Pemuda Toraja atas dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA.
Meski proses hukum formal masih berjalan, Pandji dan tim hukumnya kini mendorong mekanisme restorative justice (RJ).
Dia berharap penyelesaian secara adat yang sah dan dihadiri 32 wilayah adat Toraja dapat menjadi pertimbangan utama bagi kepolisian untuk menghentikan perkara.
"Harapannya sih memang itu yang kemudian dikedepankan, restorative justice-nya, karena kan antara saya dengan perwakilan sah dan legitimasi dari masyarakat Toraja sudah terjadi. Saya percaya dengan proses yang berjalan," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Adili Idola Edisi Pertama Tayang di Netflix: Ketika Fedi Nuril Dihajar Roasters Habis-habisan
-
Film Solata Go International, Bupati Toraja Utara Rela Rogoh Kocek Pribadi Demi Promosikan Daerah
-
Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan
-
Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Netizen Geram, Pria Viral 'Joget Cuan' Rp6 Juta/Hari Terlihat Lagi di Agenda Program MBG
-
Parodi Permintaan Maaf Sarwendah Viral di Media Sosial: Isinya Jauh Lebih Jujur
-
Diperiksa Polisi Terkait Kasus Umrah Hanania, Keanu AGL: Saya Tidak Terima Uang!
-
Pesona Nastasya Shine: Rahasia Tetap Glowing dan Awet Muda di Tengah Kesibukan Mengurus 3 Anak
-
Dikarantina di Lapas, dr Richard Lee Dilarang Dijenguk selama 2 Minggu
-
Elizabeth Tunggadewi Rilis Mini Album Bertema Lingkungan, Angkat Pesan Peduli Alam
-
Video Lawas Giorgio Antonio Pamer Uang Sekoper Isi Rp1 M Viral Lagi, Jumlahnya Diragukan Netizen
-
Yasmin Napper dan Lulu Tobing Bagikan Memori Keluarga yang Paling Berharga
-
Konfliknya dengan Sarwendah Makin Panas, Ruben Onsu Pertimbangkan Gugat Hak Asuh Anak
-
Tyo Nugros Dicekal Saat Mau ke Malaysia, Batal Tampil Bersama Dewa 19