- Denzel Washington membintangi sekuel pertamanya, The Equalizer 2, yang disutradarai Antoine Fuqua pada tahun 2018.
- Robert McCall kembali beraksi setelah mantan kolega CIA-nya, Susan Plummer, terbunuh secara brutal saat investigasi.
- Klimaks film menampilkan konfrontasi Denzel Washington dengan Pedro Pascal di kota pantai yang sedang menghadapi badai besar.
Suara.com - Dalam sejarah panjang kariernya yang gemilang, pemenang Academy Award Denzel Washington dikenal sebagai aktor yang sangat selektif.
Namun pada tahun 2018, sebuah sejarah tercipta: Washington membintangi sekuel pertama sepanjang kariernya melalui The Equalizer 2.
Kembali berkolaborasi dengan sutradara Antoine Fuqua, film ini bukan sekadar film aksi generik tentang balas dendam, melainkan sebuah studi karakter yang dibalut dalam kekerasan yang estetis dan pesan moral yang mendalam.
The Equalizer 2 bisa Anda saksikan pada Selasa (20/1/2026) malam ini pukul 21.00 WIB di Trans TV.
Sebelum Anda menyaksikan filmnya, berikut kami sajikan sinopsis lengkapnya.
Sinopsis: Kehidupan Ganda Robert McCall
Robert McCall (Denzel Washington) kini menjalani kehidupan yang tampak tenang di Massachusetts.
Ia bekerja sebagai pengemudi Lyft, sebuah pekerjaan yang memungkinkannya mengamati berbagai lapisan masyarakat dan memberikan "bantuan kecil" bagi mereka yang tertindas.
McCall bukan lagi hantu yang bersembunyi; ia adalah malaikat pelindung bagi orang asing yang ia temui di kursi belakang mobilnya.
Baca Juga: Antara Ibu, AI, dan Ibu Pertiwi: Menyelami Kedalaman Filosofis Film Esok Tanpa Ibu
Namun, narasi berubah menjadi personal ketika teman dekat sekaligus mantan koleganya di CIA, Susan Plummer (Melissa Leo), dibunuh secara brutal saat menyelidiki kasus pembunuhan di Brussel.
Kematian Susan memaksa McCall kembali ke dunia hitam yang telah ia tinggalkan.
Dalam perjalanannya, ia harus berhadapan dengan mantan rekan setimnya, Dave York (Pedro Pascal), yang ternyata memiliki agenda tersembunyi.
Di sisi lain, McCall juga mengambil peran sebagai mentor bagi Miles Whittaker (Ashton Sanders), seorang pemuda berbakat yang terjebak dalam pengaruh lingkungan geng yang berbahaya.
Karisma Denzel Washington menjadi kelebihan buat aktor 71 tahun ini, yang mampu mengubah naskah aksi standar menjadi sesuatu yang memiliki bobot emosional.
Washington memberikan kedalaman pada McCall, menunjukkan sisi rapuh seorang pria yang merindukan kedamaian namun terikat pada takdirnya sebagai instrumen keadilan.
Tag
Berita Terkait
-
Antara Ibu, AI, dan Ibu Pertiwi: Menyelami Kedalaman Filosofis Film Esok Tanpa Ibu
-
Boss Level: Frank Grillo Mati Ratusan Kali demi Selamatkan Dunia, Malam Ini di Trans TV
-
The Equalizer: Aksi Brutal Denzel Washington Lawan Sindikat Germo Rusia, Malam Ini di Trans TV
-
Suami Orang Padang, Hanggini Merasa Tertantang Perankan Gadis Minang di Film Sadali
-
Sinopsis The RIP, Reuni Matt Damon dan Ben Affleck yang Penuh Ketegangan
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Kenang Sosok Vidi Aldiano, Lyodra Ginting: Kalau Sama Dia Pasti Senyum Terus
-
Bukan Cuma Rocker Sangar, Sang Anak Bongkar Sifat Asli Donny Fattah yang Tak Diketahui Publik
-
Anak Ungkap Penyebab Donny Fattah Meninggal: Autoimun hingga Jantung
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Police Story: Lockdown Malam Ini: Aksi Jackie Chan yang Penuh Ketegangan dan Balas Dendam
-
Vidi Aldiano Meninggal, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda!
-
Sosok yang Humble dan Rendah Hati, Vidi Aldiano Juga Dikenal sebagai 'Duta Kondangan'
-
4 Drakor Terbaru Seo In Guk, Jadi Lawan Main Jisoo BLACKPINK di Boyfriend on Demand
-
'Aku Benci Diriku', Penyesalan Deddy Corbuzier di Hari Wafatnya Vidi Aldiano
-
Obati Kanker, Vidi Aldiano Berobat ke Singapura, Malaysia, hingga Thailand