Entertainment / Gosip
Minggu, 25 Januari 2026 | 13:00 WIB
Konten Promosi Whip Pink Tuai Kritik (Instagram/@whippink.co)

Suara.com - Whip Pink ramai menjadi pembicaraan pengguna media sosial beriringan dengan kabar selebgram Lula Lahfah meninggal dunia.

Semua bermula dari gosip tiga tabung Whip Pink di kamar Lula Lahfah saat jenazahnya ditemukan.

Kendati begitu, polisi telah membantah overdosis sebagai penyebab kematian kekasih Reza Arap tersebut.

Apa hubungan Whip Pink yang notabene tabung gas untuk membuat whipped cream dengan dugaan overdosis?

Tabung Whip Pink ternyata berisi gas N2O atau Nitrous Oxide yang digunakan untuk dunia medis dan kuliner.

apa itu Whip Pink/Instagram

Selain membuat whipped cream, N2O juga digunakan untuk anestesi ringan dan pereda nyeri di dunia medis.

Efek bikin tenang, sensasi melayang, dan sedikit euforia dari Whip Pink rupanya disalahgunakan oleh sebagian orang.

Padahal penggunaan Whip Pink yang kerap disebut 'laughing gas (gas tawa)' dapat membuat tubuh kekurangan oksigen apabila digunakan tanpa oksigen pendamping.

Pro kontra penyalahgunaan Whip Pink lantas menjadi pembicaraan di media sosial.

Baca Juga: Tepis Isu Overdosis, Keluarga dan Polisi Beberkan Penyebab Kematian Lula Lahfah

Ada yang berpendapat bahwa penyalahgunaan seharusnya bukan salah brand.

Pendapat itu kemudian dibantah akun Threads @birkindust_ dengan bukti sejumlah konten promosi di akun Instagram @whippink.co.

Menurut pemilik akun yang diketahui bernama Pricillia Ferry tersebut, brand justru mempromosikan penyalahgunaan Whip Pink.

Salah satunya konten promosi dengan caption "Paradise isn't a place, it's a feeling (Surga bukanlah sebuah tempat, tapi sebuah perasaan)" yang diunggah pada 15 September 2025.

"Iya karena gas ini buat kita serasa di kahyangan," jelas Pricillia pada Sabtu, 24 Januari 2026.

"Kedoknya jual untuk F&B dan tetep ada peringatan di websitenya tapi mereka tahu dan menyadari apa yang sebenernya mereka jual. Dan ya itu narkoba," tegasnya.

Load More