Entertainment / Gosip
Kamis, 12 Maret 2026 | 15:38 WIB
Ilustrasi pencuri cungkil rumah. [Ist]
Baca 10 detik
  • Pemilik rumah menggagalkan aksi pencurian besi dengan cara menegur secara lembut (soft spoken) tanpa memicu keributan.
  • Alih-alih melawan, pelaku langsung mengembalikan semua barang curian karena merasa terpantau dan segan dengan sikap tenang pemilik rumah.
  • Insiden ini menjadi contoh bahwa ketenangan emosi bisa menjadi solusi efektif dalam menangani konflik dan mengamankan aset pribadi.

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan interaksi tidak biasa antara pemilik rumah dan pencuri tengah jadi sorotan.

Bukannya berteriak histeris atau memanggil massa, pemilik rumah justru memilih menegur pencuri tersebut dengan suara yang sangat tenang dan santun (soft spoken).

Peristiwa tersebut terekam dari lantai dua rumah sang pemilik. Dalam video itu, terlihat seorang pria pencari barang bekas sedang memindahkan beberapa batang besi milik penghuni rumah ke dalam tumpukan barang bawaannya.

Sadar propertinya sedang diambil, pemilik rumah segera menegur pria tersebut tanpa nada tinggi.

"Nggak boleh, Pak. Sudah saya lihatin lho dari tadi," ujarnya dengan nada bicara yang sangat tenang namun tegas.

Mendengar teguran yang tak terduga tersebut, sang pria pengumpul rongsokan tampak tidak melakukan perlawanan. Tanpa banyak bicara, ia langsung mengembalikan batang-batang besi tersebut ke posisi semula.

Sang pemilik rumah kemudian menjelaskan bahwa material tersebut bukan barang buangan, melainkan barang yang masih berfungsi. "Itu masih dipakai," tambahnya singkat.

Ketegasan pemilik rumah kembali diuji saat pria tersebut hendak beranjak pergi. Merasa ada barang lain yang masih terbawa, ia kembali menegur dengan cara yang sama.

"Itu yang itunya, Pak. Dari tadi saya lihatin lho," katanya kembali mengingatkan.

Baca Juga: Kakek Nenek di Nias Diancam Petugas PLN Gara-Gara Hemat Listrik, Begini Akhirnya

Pria tersebut pun menghentikan langkahnya, lalu mengembalikan barang sisa yang dimaksud. Momen ini menjadi viral karena menunjukkan sisi kedewasaan dalam bersikap.

Alih-alih memicu konflik fisik atau keributan, pemilik rumah berhasil mengamankan asetnya kembali hanya melalui kekuatan kata-kata dan ketenangan emosi.

Aksi ini pun menuai pujian dari netizen yang menganggap metode soft spoken tersebut justru memberikan efek jera secara psikologis sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.

Load More