Suara.com - Mega Salsabillah kembali mencuri perhatian setelah sebelumnya viral karena menyentil Pandji Pragiwaksono.
Kali ini Mega mengomentari Sudrajat, penjual es kue atau es gabus viral, yang kabarnya meminta mobil, padahal sudah diberi sepeda motor oleh kepolisian.
Namun menurut Mega, Sudrajat si penjual es gabus berhak melakukannya.
"Ya bagus. Biasanya kan oknum yang meres-meres masyarakat. Sekali-kali dia ngerasain," ujar Mega dalam konten yang dibagikan melalui Instagram pada Selasa, 3 Februari 2026.
Sebagaimana diketahui, Sudrajat dikenal karena fitnahan oknum polisi dan tentara apabila ia menjual es kue dari bahan spons yang berbahaya.
"Enak aja udah ngefitnah, udah nindas orang, dianggap satu motor kelar. Mintain aja mobil segala macem tuh," imbuh Mega.
Kang Dedi Mulyadi alias KDM dan Deddy Corbuzier pun ikut disentil Mega Salsabillah. Pasalnya KDM malah membuat konten sedang menginterogasi Sudrajat.
"Ngapain sih begitu-begitu, Kang Dedi? Ini kan warga Kang Dedi ditindas, difitnah. Ngapa jadi dia yang diinterogasi? Interogasi tuh oknumnya!" ucap Mega.
Baca Juga: Tangkap Maling Mesin Kopi, Pemuda Aceh Justru Malah Dijadikan Tersangka Penganiayaan
Sedangkan Deddy Corbuzier dikritik Mega lantaran malah mengancam balik Sudrajat.
"Om Deddy juga ikut-ikutan, katanya mau ngirim lima Babinsa lagi. Aduh, Om Deddy. Kenapa kebohongan Bapak itu yang dikomentarin?" imbuh Mega.
"Kenapa yang oknum kemarin, yang meres-meres es kue terus dimasukin ke mulut Bapak itu kagak dikomentarin sih, Om?" katanya heran.
Terakhir, Mega Salsabillah menduga sikap KDM selaku Gubernur Jawa Barat dan Deddy Corbuzier sebagai Stafsus Menhan merupakan upaya untuk membersihkan kesalahan oknum yang menindas Sudrajat.
"Om Deddy sama Kang Deddy lagi pada ngapain sih? Lagi pada nyapu ya? Ya Allah, berat banget jadi stafsus ya, harus nyapu yang begini-begini ya?" katanya menyindir.
Konten Mega Salsabilla rupanya menuai banyak dukungan dari warganet.
Berita Terkait
-
Tangkap Maling Mesin Kopi, Pemuda Aceh Justru Malah Dijadikan Tersangka Penganiayaan
-
Viral! Detik-Detik Muazin Meninggal Dunia Usai Lantunkan Azan di Pangkalpinang
-
Minta Maaf Level Dewa, Pemain Voli Yuji Nishida 'Berseluncur' Usai Servis Kena Staf
-
Viral Remaja 18 Tahun Diperkosa 2 Polisi di Jambi, Impian Jadi Polwan Pupus
-
Viral Warga Ngamuk di Polsek Cilandak, Hasil BAP Penganiayaan Berubah Jadi Kasus Narkoba
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Viral Tagihan Listrik Cuma Rp15 Ribu per Bulan, Malah Bikin Ketar-ketir
-
Rekam Jejak Gus Idris Malang yang Dituding Lecehkan Talent, Terkenal Suka Bikin Konten Kontroversial
-
Penghulu KUA Viral Pakai 3 Bahasa Lulusan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Muhammad Zidni Ilmi
-
Boiyen Kecewa Suami Tak Jujur Terjerat Kasus Penggelapan, Faktor Utama Gugat Cerai
-
6 Potret Mesra Angel Karamoy dan Gusti Ega, Heboh Kabar Hadiah Helikopter
-
Sule Buka Luka Lama Gegera Teddy Pardiyana Minta Warisan: Istri Orang Diambil, Sekarang Harta
-
Helai Kenang: Saat Kerinduan pada Barli Asmara Menjelma Menjadi Karya di Garis Poetih 2026
-
Mulai Hari Ini, Tiket Film Esok Tanpa Ibu Diskon Beli 1 Gratis 1 di m.tix
-
Dituding Tak Nafkahi Anak, Ressa Rizky Ancam Kuliti Dini Kurnia, Hak Asuh Bisa Berbalik Arah
-
Viral Cerita Korban Dugaan Pelecehan Seksual Gus Idris Malang, Modus Konten Sumpah Pocong