Suara.com - Kontent kreator Abil Sudarman mengaku mendapatkan serangan siber, tak lama setelah membuat konten yang membahas kejanggalan lowongan kerja Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Beberapa waktu lalu, Abil dalam kontennya sempat membahas soal janggalnya proses rekrutmen yang dilakukan oleh Komdigi.
Konselor karier itu mengatakan bahwa pelamar nantinya diarahkan ke tautan folder Google Drive.
Pelamar kemudian diminta mengunggah berbagai dokumen yang sifatnya pribadi ke dalam folder tersebut.
Namun yang paling disorot adalah fakta bahwa seluruh folder yang merupakan milik pelamar lain dan berisi data pribadi itu bisa diakses oleh pelamar lainnya.
"Masalahnya adalah, semua pelamar datanya kelihatan di Google Drive ini. Semua foldernya keliatan nama-namanya nih. Jadi lo mau ngelamar, lo bisa buka data pribadi milik pelamar lain. Kelihatan telanjang semua bisa dibuka," kata Abil melalui akun Instagramnya @abilsudarman pada Selasa (27/1/2026).
Abil menilai langkah Komdigi yang membuka lowongan kerja dengan akses yang memperlihatkan data pribadi itu justru bertentangan dengan komitmen Komdigi untuk menjaga data masyarakat Indonesia itu sendiri.
Lebih lanjuta, ia juga menegaskan bahwa langkah Komdigi itu secara jelas telah melanggar undang-undang pelindungan data pribadi yang diusulkan oleh Komdigi.
Baca Juga: Pakar Wanti-wanti Standar Keamanan Registrasi SIM Biometrik Komdigi
"Sudah jelas enggak boleh membongkar data pribadi, tapi ini dia membongkar sendiri," ujar Abil dalam videonya.
Tak lama setelah unggahannya itu viral, Abil mengaku mendapat banyak sekali serangan siber.
"Jam 1 siang tadi Ordal nerima sekitar 6.000 serangan siber ya, dan gue enggak mau bilang itu dari siapa, kita masih telursuri digital forensiknya seperti apa," kata Abil seperti yang diunggah akun @folkyogya, Kamis (29/1/2026)
Namun menurut Abil, serangan siber itu tidak mengambil data perusahaan ataupun data penting lainnya.
"Tapi yang jelas dilihat kalau dari motifnya dia enggak ngambil apa-apa," ujarnya.
Meski demikian konselor karier itu meyakini bahwa ada oknum yang sengaja ingin merusak situs resmi perusahaan yang didirikannya.
Berita Terkait
-
Pakar Wanti-wanti Standar Keamanan Registrasi SIM Biometrik Komdigi
-
Registrasi SIM via Biometrik, Warga Bisa Terancam Kehilangan Hak Komunikasi
-
Komdigi Diminta Stop Registrasi Kartu SIM Berbasis Biometrik, Bisa Bikin Sengsara Seumur Hidup
-
Demo di Komdigi, Massa Minta Takedown Mens Rea di Netflix dan Ancam Lanjutkan Aksi ke Polda Metro
-
Grok Resmi Diblokir Sementara di Indonesia, Komdigi Soroti Ancaman Deepfake Seksual
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Perankan Rockstar di Shaka Oh Shaka, Kiesha Alvaro Jadikan Pasha Ungu Referensi
-
Hindari Ribut, Haldy Sabri Larang Keras Irish Bella Main Sinetron Lagi
-
5 Film Netflix Paling Banyak Ditonton Hari Ini: Sinopsis, Fakta Menarik, dan Pemain
-
Viral Aksi Heroik Ayah Selamatkan Bayinya dari Terjangan Kereta Api, Jaraknya Bikin Deg-degan
-
Ingat Lagi Momen Mulan Jameela Sembunyikan Kehamilan Safeea: Pakai Cadar hingga Hilang dari Publik
-
Arash Buana Ajak Belajar Terima Kehilangan Orang Terkasih Lewat April
-
Niat Usir Lalat Berujung Petaka, Ini Kronologi Rumah Anisa Rahma Dilalap Si Jago Merah
-
Definisi Gen Alpha, Bocah 5 Tahun Semringah Meski Berstatus 'Anak Hilang' di Kantor Polisi
-
Anak Dijadikan Lelucon hingga Konten Sensual, Daehoon Murka dan Putuskan Akses Pertemuan ke Jule
-
Hari Apes Tak Ada di Kalender: Lagi Asyik Tidur, Kamar Ditabrak Kapal yang Melintas