Suara.com - Industri perfilman Hollywood memang tak pernah bosan mengangkat kembali karya sastra klasik ke layar lebar.
Setelah kesuksesan abadi Pride & Prejudice (2005), tahun 2026 ini publik disambut dengan adaptasi terbaru dari mahakarya Emily Brontë, Wuthering Heights.
Dirilis pada 11 Februari 2026, film ini digawangi oleh sutradara visioner Emerald Fennell dan dibintangi oleh dua nama besar, Margot Robbie serta Jacob Elordi.
Alih-alih disambut pujian, film ini justru panen kontroversi di kalangan kritikus dan penggemar setia sastra klasik bahkan sebelum filmnya tayang.
Berikut empat fakta kontroversi Wuthering Heights kembali yang perlu kamu tahu sebelum menonton filmnya.
1. Isu Whitewashing pada Karakter Heathcliff
Kontroversi pertama muncul saat Jacob Elordi diumumkan sebagai pemeran Heathcliff.
Dalam novel aslinya, Heathcliff digambarkan sebagai pria berkulit gelap yang kemungkinan keturunan Romani dan secara sosial dianggap sebagai "orang luar".
Penunjukan Elordi, yang merupakan aktor kulit putih, dinilai menghapus konteks status sosial dan ambiguitas karakter yang sangat krusial dalam cerita aslinya.
Baca Juga: Debut Akting Coach Justin di Film Jangan Seperti Bapak Banjir Komentar Kocak
Meski Fennell berdalih bahwa Elordi adalah sosok Heathcliff yang ia bayangkan sejak remaja, banyak pihak menganggap ini sebagai kegagalan dalam merepresentasikan keragaman karakter aslinya.
2. Nuansa Vulgar yang Dianggap Berlebihan
Setelah trailer resmi dirilis, para penggemar sastra klasik dibuat terkejut dengan gaya penyutradaraan Fennell yang dianggap terlalu "cabul".
Mengikuti jejak film sebelumnya, Saltburn, Fennell menyisipkan elemen seksual yang sangat eksplisit.
Beberapa adegan provokatif dalam cuplikan film dinilai hanya sebagai strategi untuk menarik penonton muda di media sosial.
Komunitas penggemar sastra menyebut bahwa pendekatan ini terasa terlalu dipaksakan.
Berita Terkait
-
Tak Takut Film Action Gagal, Nico Rosto Siapkan Ramuan Khusus untuk Film Jangan Seperti Bapak
-
L.A Confidential: Skandal Korup di Balik Gemerlap Hollywood 1950-an, Malam Ini di Trans TV
-
In Time: Waktu adalah Uang Jadi Kenyataan Paling Mematikan, Malam Ini di Trans TV
-
Sinopsis Spider-Noir, Nicolas Cage Perankan Ben Reilly
-
Stranger Things: The First Shadow Bakal Dibuat Versi Film
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand