- Ivan Gunawan telah menyiapkan kain kafan, ambulans, hingga keranda sebagai bentuk kesadaran akan akhir kehidupan.
- Igun mengelola Rumah Tahfiz untuk 130 santri dengan menjamin seluruh biaya hidup dan pendidikan mereka.
- Perubahan sudut pandang Igun merupakan hasil belajar dari ulama untuk menyeimbangkan rezeki dunia dengan bekal akhirat.
Suara.com - Presenter sekaligus desainer kondang Ivan Gunawan blak-blakan mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan berbagai persiapan matang menyambut kematian.
Langkah ini diambil Igun sebagai bentuk kesadaran akan "hasil akhir" kehidupan. Tidak hanya soal mental dan spiritual, pria 44 tahun ini bahkan sudah menyiapkan perlengkapan pemulasaraan jenazah secara pribadi.
"Punya, kain kafan ada. Kain kafan ada. Yang mandiin standby. Semua ready. Gitu," kata Ivan Gunawan saat ditemui di rumah tahfiz miliknya di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat pada Rabu, 18 Februari 2026.
Tak berhenti di situ, Igun, sapaannya, juga berencana melengkapi fasilitas di masjid dan rumah tahfiznya dengan peralatan yang bisa digunakan oleh masyarakat luas saat menghadapi duka cita.
"Bahkan di masjid ini juga insya Allah saya mau beli keranda, mau beli ambulans, mau dipersiapkan. Jadi ini bener-bener bisa menjadi tempat yang berguna untuk masyarakat sekitar," tambahnya.
Perubahan sudut pandang Igun mengenai kehidupan dan kematian diakuinya merupakan buah dari pembelajaran bersama para ulama. Dia merasa perlu menyeimbangkan antara rezeki duniawi yang dirinya terima dengan persiapan bekal di akhirat.
"Ya kan diajarin sama para ulama untuk bertobat, untuk minta maaf sama Allah, untuk menyadari kesalahan-kesalahan yang terdahulu. Kalau manusia itu kan yang dilihat itu hasil akhirnya nanti. Jadi bagaimana caranya kita berlomba-lomba mencari dan mempersiapkan hasil akhir yang lebih baik lagi," jelas sang desainer.
Sebagai bagian dari upayanya mengejar kebaikan, Igun kini memfokuskan diri mengelola Rumah Tahfiz yang menampung 130 santri.
Di tempat ini, dia memosisikan diri sebagai orang tua asuh yang menjamin seluruh kebutuhan hidup dan pendidikan para santri agar mereka bisa fokus menuntut ilmu tanpa beban finansial.
Baca Juga: Simpan Kontak Tristan Molina Pakai Nama 'Suami', Olla Ramlan Disentil Ivan Gunawan
"Ada 130 anak yang mondok di sini, alhamdulillah. Sekali beranak 130 orang yang harus dikasih makan setiap hari, yang harus dibesarkan, ditinggikan ilmunya. Tugas mereka hanyalah belajar, belajar, dan belajar. Enggak perlu mikirin hidup, nggak perlu mikirin makan," tegasnya.
Untuk menunjang masa depan para santri, Igun bekerja sama dengan Ustaz Fatih guna menyediakan jalur pendidikan ke jenjang universitas.
Meski memiliki komitmen tinggi dalam bidang sosial-keagamaan, Igun enggan mematok target muluk terkait pembangunan masjid di lokasi lain. Dia memilih menyerahkan segala sesuatunya pada rezeki yang diberikan Tuhan.
"Ibadah enggak bisa ditargetin teman-teman. Doain aja rezekinya selalu ada, kerjaannya ada, Allah terus percaya jadi bisa bangun-bangun di tempat lain," ungkapnya.
Menanggapi kabar mengenai masjidnya di luar negeri yang disebut-sebut menjadi tempat banyak orang masuk Islam, Igun memilih untuk tetap rendah hati dan fokus pada pengembangan diri sendiri.
"Ya alhamdulillah kalau di negara lain juga mencintai Islam, menyayangi Islam dan ikut berpartisipasi, alhamdulillah. Tapi jangan ngurusin orang, jadi urus diri sendiri aja," imbuh Ivan Gunawan.
Berita Terkait
-
Sudah Operasi Ganti Kelamin, Lucinta Luna Pastikan Tak Bisa Punya Anak Meski Kembali Jadi Cowok
-
Mantap Kembali Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Ungkap Nasib Kelamin yang Sudah Diubah
-
Hadirkan Parfum Halal, Ivan Gunawan: Insya Allah Berkah Dunia Akhirat
-
Dulu Jauh dari Tuhan, Ivan Gunawan Kenang Momen Diajak Edric Tjandra Temui Banyak Pendeta
-
Kisah Hijrah Ivan Gunawan: Dulu Tak Ingat Allah hingga Kaget Doanya Langsung Dikabulkan
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
Reaksi Arya Khan Disindir Michelle Ashley Bikin Pinkan Mambo Downgrade Sampai Ngamen di Jalanan
-
Dokter Piprim Kecam Billboard Promosi Film Aku Harus Mati, Dinilai Berbahaya Bagi Mental Anak
-
Niko Al Hakim Ungkit Penelantaran Kucing di 2024, Pihak yang Rescue Bela Rachel Vennya
-
Pesona Nikita Willy Berhijab Saat Liburan di Jepang Curi Perhatian
-
Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus
-
Tidak Direstui Fans! Siapa Elias Ronnenfelt? Pria yang Dirumorkan Dekat dengan Jenna Ortega
-
Film Autopsy: Dead Body Can Talk, Jejak Kebenaran di Meja Autopsi
-
Sudah Operasi Ganti Kelamin, Lucinta Luna Pastikan Tak Bisa Punya Anak Meski Kembali Jadi Cowok
-
Klarifikasi Virgoun Soal Ambil Anak Saat Inara Terseret Kasus: Hanya Sementara Sampai Badai Reda
-
Dialog Terima Kasih Soeharto di Film Dilan ITB 1997 Picu Kontroversi