- Film pendek berjudul Hari Yang Kita Tunggu diluncurkan sebagai pembuka Imlek Festival 2026, perayaan Imlek nasional pertama di Indonesia.
- Karya kolaborasi MCM dan Creative Goods ini bertujuan menyoroti delapan nilai tradisi Tionghoa Indonesia bagi generasi muda.
- Film dapat ditonton di YouTube Imlek Festival, menandai dimulainya festival berlangsung dari 22 Februari hingga 3 Maret 2026.
Suara.com - Sebuah sejarah baru tengah diukir dalam kalender budaya Indonesia.
Menyambut gelaran Imlek Festival 2026, yang menjadi perayaan Imlek berskala nasional pertama dan terbesar di Tanah Air, sebuah karya audio visual penuh makna resmi diluncurkan.
Bertajuk Hari Yang Kita Tunggu, film pendek berdurasi 14 menit ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Merah Cipta Media (MCM) dan rumah produksi Creative Goods Inc.
Bukan sekadar tontonan, film ini membawa misi besar: memulangkan kembali nilai-nilai luhur yang mulai pudar di tengah hiruk-pikuk modernitas.
Lahirnya film ini diprakarsai oleh Antonny Liem, Founding Partner of GDP Venture sekaligus CEO MCM, yang bertindak sebagai Produser Eksekutif.
Antonny mengaku film ini adalah respons atas kegelisahannya melihat fenomena generasi muda (Gen Z) yang mulai memandang Imlek hanya sebatas seremonial atau bagi-bagi angpao semata.
"Banyak anak muda sekarang bersikap acuh terhadap filosofi budaya leluhur. Lewat film ini, kami ingin menyoroti delapan nilai tradisi Tionghoa Indonesia yang wajib dijaga. Kami ingin Hari Yang Kita Tunggu menjadi jembatan antar-generasi," kata Antonny.
Keunikan film ini justru terletak pada semangat kebinekaan di balik layar. Meski mengangkat budaya Tionghoa yang sangat kental, kursi sutradara justru dipercayakan kepada George Timothy Nainggolan, seorang sineas muda berdarah Batak.
Baca Juga: Sambut Tahun Kuda Api, Pameran Seni Eksklusif Kenji Chai Hadir di Jakarta Premium Outlets
George mengaku tidak merasa asing dengan tema ini. "Sejak kecil saya tumbuh dikelilingi teman-teman Tionghoa dan sering ikut merayakan Imlek. Saat diminta menyutradarai film ini, saya merasa sangat dekat dengan budayanya," ujar George.
Melalui riset mendalam bersama produser, George berhasil mengemas tradisi tersebut menjadi cerita yang menyentuh.
"Harapan saya, Gen Z bisa kembali ke rumah, kembali ke keluarga, dan melanjutkan nilai budaya dari mana mereka berasal," imbuhnya.
Film ini semakin istimewa dengan hadirnya dua sosok penting di pemerintahan sebagai cameo, yakni Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan.
Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan penuh negara terhadap pelestarian budaya nasional.
Sederet talenta berbakat lintas generasi juga turut menghidupkan cerita ini, mulai dari Maya Hasan, Elkie Kwee, Lukas Will, hingga Calvin Jeremy dan Greta Iren.
Momen paling menyentuh dalam film ini muncul di bagian penutup.
Melalui pesan bertajuk "Harmoni Imlek Nusantara", Wamen Irene Umar dan Veronica Tan memberikan sambutan yang sangat relevan dengan kondisi tahun ini, di mana perayaan Imlek bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadan.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus merawat toleransi dan hidup berdampingan dalam indahnya keberagaman.
Bagi Anda yang ingin merasakan kehangatan pesan dalam film ini, Hari Yang Kita Tunggu sudah dapat disaksikan secara resmi melalui kanal YouTube Imlek Festival.
Penayangan film ini juga menjadi pembuka dari rangkaian kemeriahan Imlek Festival 2026 yang akan berlangsung mulai 22 Februari hingga 3 Maret 2026.
Berita Terkait
-
Angpao Imlek Bingung Buat Apa? Ini 3 Rekomendasi Jam Tangan Casio di Bawah Rp500 Ribu
-
Satu Februari, Empat Makna: Valentine, Imlek, Pra-Paskah, dan Ramadan
-
Tak Balas Undangan Imlek Sarwendah, Betrand Peto Pilih Nyekar Bareng Ruben Onsu
-
Unboxing Angpau Imlek Dapat Rp200 Juta, Ryu Kintaro Tetap Kecewa: Gak Dapat Iphone 17
-
Hormati Mendiang Ayah, Sarwendah Rayakan Imlek tanpa Angpao dan Baju Merah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Ingin Jambak Ibu Tiri, Lisnawati Menyesal Tak Ambil Nizam Syafei Sejak Dulu
-
Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
-
7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
Lisa BLACKPINK Syuting di Kemang, Warga Tak Ada yang Sadar
-
Nizam Meninggal Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Ibu Kandung Punya Firasat 3 Hari Sebelumnya
-
Langgar Aturan 2N+1 LPDP, Berapa Denda yang Harus Dibayar Suami Dwi Sasetyaningtyas?
-
Viral Video Remaja Banyumas Pukul Kepala Temannya karena Tak Puasa
-
Lisnawati Cari Keadilan untuk Nizam: Dulu Disiksa Suami, Kini Anak Diduga Tewas di Tangan Ibu Tiri
-
Akhir Kontroversi Hina Status WNI: Tyas Di-blacklist, Suami Setuju Kembalikan Dana LPDP Plus Bunga
-
Arie Kriting Hapus Konten bareng Piche Kota, Penyanyi ini Malah Membela