Entertainment / Music
Selasa, 03 Maret 2026 | 14:46 WIB
Kesha geram lagunya berjudul "Blow" digunakan untuk konten perang oleh White House (Instagram/kesha)

Suara.com - Penyanyi pop Kesha meluapkan emosinya setelah mengetahui lagunya berjudul Blow digunakan oleh White House melalui akun resminya di Tik Tok.

Lagu tersebut dipakai sebagai latar klip yang menampilkan jet tempur dengan keterangan “Lethality” yang diunggah pada 10 Februari.

Meski video itu telah beredar selama beberapa minggu dan ditonton 14,5 juta kali serta disukai 1,8 juta oleh pengguna di TikTok, Kesha baru angkat suara pada Senin (2/3/2026).

Ia mengecam penggunaan tidak sah lagu tersebut yang dinilainya sarat pesan kekerasan dan ancaman perang.

Melalui unggahan di akun Instagram dan X pribadinya, penyanyi yang terkenal dengan lagu Tik Tok itu menegaskan ketidaksetujuannya soal penggunaan lagunya tersebut.

“Saya mengetahui bahwa Gedung Putih telah menggunakan salah satu lagu saya di TikTok untuk menghasut kekerasan dan mengancam perang,” tulis Kesha.

Kesha tak terima lantaran lagunya itu seolah mempromosikan perang dan kekerasan.

“Mencoba menganggap enteng perang itu menjijikkan dan tidak manusiawi. Saya sama sekali TIDAK menyetujui musik saya digunakan untuk mempromosikan kekerasan dalam bentuk apa pun” tulis Kesha

Pernyataan itu disampaikannya tak lama setelah serangan Amerika Serikat terhadap Iran, yang membuat unggahan tersebut semakin sensitif. 

Baca Juga: Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru

Kesha menegaskan bahwa nilai yang ia perjuangkan justru bertolak belakang dengan pesan yang tersirat dalam video itu.

Kesha geram lagunya berjudul "Blow" digunakan untuk konten perang oleh White House (Instagram/kesha)

Lebih lanjut, ia menyerukan pesan perdamaian dan empati satu sama lain.

“Cinta selalu mengalahkan kebencian. Tolong cintai diri sendiri dan satu sama lain di saat-saat seperti ini” tulisnya.

Kesha juga mengutuk adanya peperangan yang merenggut nyawa manusia.

"Tindakan pengabaian terang-terangan terhadap nyawa manusia dan terus terang serangan terhadap sistem saraf kita semua ini adalah kebalikan dari apa yang saya perjuangkan," ungkapnya.

Tak hanya menunjukan keberatan atas penggunaan lagunya, Kesha bahkan melontarkan sindiran tajam soal dugaan keterlibatan Donald Trump atas kasus Jeffrey Epstein.

Load More