Suara.com - Penyanyi pop Kesha meluapkan emosinya setelah mengetahui lagunya berjudul Blow digunakan oleh White House melalui akun resminya di Tik Tok.
Lagu tersebut dipakai sebagai latar klip yang menampilkan jet tempur dengan keterangan “Lethality” yang diunggah pada 10 Februari.
Meski video itu telah beredar selama beberapa minggu dan ditonton 14,5 juta kali serta disukai 1,8 juta oleh pengguna di TikTok, Kesha baru angkat suara pada Senin (2/3/2026).
Ia mengecam penggunaan tidak sah lagu tersebut yang dinilainya sarat pesan kekerasan dan ancaman perang.
Melalui unggahan di akun Instagram dan X pribadinya, penyanyi yang terkenal dengan lagu Tik Tok itu menegaskan ketidaksetujuannya soal penggunaan lagunya tersebut.
“Saya mengetahui bahwa Gedung Putih telah menggunakan salah satu lagu saya di TikTok untuk menghasut kekerasan dan mengancam perang,” tulis Kesha.
Kesha tak terima lantaran lagunya itu seolah mempromosikan perang dan kekerasan.
“Mencoba menganggap enteng perang itu menjijikkan dan tidak manusiawi. Saya sama sekali TIDAK menyetujui musik saya digunakan untuk mempromosikan kekerasan dalam bentuk apa pun” tulis Kesha
Pernyataan itu disampaikannya tak lama setelah serangan Amerika Serikat terhadap Iran, yang membuat unggahan tersebut semakin sensitif.
Baca Juga: Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
Kesha menegaskan bahwa nilai yang ia perjuangkan justru bertolak belakang dengan pesan yang tersirat dalam video itu.
Lebih lanjut, ia menyerukan pesan perdamaian dan empati satu sama lain.
“Cinta selalu mengalahkan kebencian. Tolong cintai diri sendiri dan satu sama lain di saat-saat seperti ini” tulisnya.
Kesha juga mengutuk adanya peperangan yang merenggut nyawa manusia.
"Tindakan pengabaian terang-terangan terhadap nyawa manusia dan terus terang serangan terhadap sistem saraf kita semua ini adalah kebalikan dari apa yang saya perjuangkan," ungkapnya.
Tak hanya menunjukan keberatan atas penggunaan lagunya, Kesha bahkan melontarkan sindiran tajam soal dugaan keterlibatan Donald Trump atas kasus Jeffrey Epstein.
“Juga, jangan biarkan ini mengalihkan perhatian kita dari fakta bahwa predator kriminal Donald Trump muncul dalam berkas tersebut lebih dari satu juta kali,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Blow merupakan lagu pop dansa dari album Cannibal, yang dirilis pada 2010 dan resmi dirilis sebagai single pada 1 Februari 2011.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
-
10 Panduan Pertolongan Pertama dari Serangan Nuklir untuk Kamu Pahami
-
Deretan Senjata Mematikan Iran, Siap Ratakan Pangkalan AS dan Israel
-
Apa yang Terjadi Jika Selat Hormuz Ditutup? Ini Dampak bagi Indonesia
-
Tak Ada Negara yang Beneran Aman Jika Perang Dunia III Pecah, Kenapa Indonesia Bisa Disebut Aman?
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teaser Poster "Bapakmu Kiper" Dirilis, Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam di Film Komedi Terbaru
-
Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy
-
Prambanan Jazz 2026 Siapkan Konsep 'Playing Jazz', Sejumlah Musisi Lintas Genre Akan Tampil Beda
-
Boby Berliandika X Factor dan Istri Rajut Karier Musik hingga Bisnis di Tengah Gempuran Digitalisasi
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah