Suara.com - Hingga Selasa (3/3/2026), krisis militer yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel telah memasuki hari keempat.
Tingkat eskalasi konflik ini kian mengkhawatirkan dan menjadi perhatian global termasuk masyarakat Indonesia.
Terlebih, wilayah peperangan kini tidak lagi terbatas pada titik konflik utama, melainkan telah meluas ke berbagai negara di kawasan Timur Tengah.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa serangan udara telah menjangkau wilayah Irak, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), hingga pangkalan di Siprus, sementara Selat Hormuz menjadi medan tempur laut yang mencekam.
Berikut adalah rangkuman fakta terkini perang Iran vs Aliansi AS-Israel yang telah memasuki hari keempat.
Fakta Terkini Perang Iran vs Aliansi AS-Israel
1. Klaim Trump Militer AS dan Israel Tewaskan 48 pemimpin Iran
Dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada Minggu (1/3), Presiden AS Donald Trump melontarkan klaim yang sangat signifikan.
Ia menyatakan bahwa operasi gabungan militer AS dan Israel telah berhasil menewaskan 48 pemimpin Iran dalam waktu singkat.
Trump menyebut kesuksesan operasi tersebut berjalan sangat cepat dan melampaui ekspektasi banyak pihak.
Baca Juga: Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan
2. Teka-Teki Kondisi Ahmadinejad
Di sisi lain, situasi mengenai mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, sempat simpang siur.
Media lokal melaporkan bahwa ia tewas dalam serangan pada hari Sabtu.
Namun, pihak ajudan Ahmadinejad memberikan klarifikasi pada Minggu (1/3) bahwa sang mantan presiden masih hidup dan dalam kondisi baik, meskipun mengalami luka-luka akibat bagian dari kediamannya terkena gempuran proyektil.
3. Insiden Salah Tembak di Kuwait
Kejadian fatal yang melibatkan sekutu terjadi di wilayah Kuwait.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa tiga jet tempur F-15E Strike Eagle milik mereka jatuh akibat "salah tembak" oleh sistem pertahanan udara militer Kuwait.
Beruntung, enam awak pesawat dilaporkan selamat setelah berhasil melontarkan diri.
4. Transisi Kepemimpinan Teheran
Sementara itu, di internal Teheran, struktur kepemimpinan mulai mengalami pergeseran setelah wafatnya Ayatollah Ali Khamenei.
Iran secara resmi menunjuk Ayatollah Alireza Arafi sebagai pemimpin Dewan Kepemimpinan sementara.
Arafi akan menjalankan tugas-tugas Pemimpin Tertinggi bersama Presiden Masoud Pezeshkian dan Kepala Kehakiman Gholamhossein Mohseni Ejei hingga Majelis Ahli memilih penerus permanen Khamenei.
5. Serangan Kapal Induk dan Blokade Selat Hormuz
Di medan laut, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melalui media pemerintah, Tasnim News Agency, mengeklaim telah menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln dengan empat rudal balistik dalam "Operasi True Promise 4".
Pihak Teheran menegaskan bahwa wilayah laut kini telah menjadi medan perang terbuka bagi para agresor.
Badan keamanan maritim Inggris (UKMTO) mencatat tiga kapal di Selat Hormuz menjadi korban serangan proyektil tak dikenal.
Kebakaran dilaporkan terjadi di sebuah kapal tanker di lepas pantai UEA serta satu kapal lainnya di lepas pantai Oman.
6. Keterlibatan Inggris dan Koalisi Internasional
Siprus turut terseret dalam konflik ini setelah drone Shahed milik Iran menghantam pangkalan udara Inggris di Akrotiri pada Senin (2/3).
Serangan ini merupakan respons atas izin yang diberikan Perdana Menteri Keir Starmer bagi AS untuk menggunakan pangkalan tersebut sebagai titik peluncuran serangan ke Iran.
Eskalasi ini memicu lahirnya koalisi besar. Prancis, Jerman, dan Inggris secara kolektif menyatakan kesiapan untuk menghancurkan kapabilitas rudal dan drone Iran demi melindungi personel serta sekutu mereka.
Langkah ini sejalan dengan pernyataan bersama negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi, UEA, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Yordania, yang menegaskan kesiapan mereka mengambil opsi militer untuk melindungi stabilitas dan teritori mereka dari agresi Iran.
Itu tadi update terbaru dari perang Iran vs AS-Israel yang terus memanas.
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan
-
Israel Gempur Teheran dan Beirut Secara Bersamaan, Hizbullah Balas Serang Pangkalan Militer
-
Siapa Penerus Ali Khamenei? Dua Kota Suci Ini Jadi Penentunya
-
Ribuan Warga Amerika Serikat Turun ke Jalan, Desak Trump Hentikan Serangan ke Iran
-
Analisis Ustaz Felix Siauw dan Ustaz Khalid Tentang Konflik Timur Tengah: Iran dan Israel Sama Saja
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar
-
Dituduh Zalimi Pekerja hingga Viral, Selebgram Sindy HVT Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Demi Kelancaran Syuting Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Anggy Umbara Pakai Jasa Dukun Lokal
-
Kronologi Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany: dari Soal Gaji hingga Penyekapan dan Pemukulan
-
Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix
-
Film Gonjiam Digarap Ulang Anggy Umbara, Banyak Kejutan yang Tak Ada di Versi Asli
-
13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV
-
Ria Ricis Tampil di Film Keluarga Suami Adalah Hama, Netizen Penasaran Reaksi Keluarga Teuku Ryan
-
Desain Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pati Tak Lazim
-
Tiket Rp14 Juta Ludes Sekejap, Kenapa Konser The Weeknd di Jakarta Begitu Diminati?