- Pemerintah Qatar secara tegas membantah tuduhan keterlibatan dalam serangan terhadap Iran melalui juru bicara Kemenlu.
- Juru Bicara Kemenlu Qatar, Majed Al-Ansari, menyatakan tindakan militer adalah hak pertahanan kedaulatan.
- Klarifikasi Qatar muncul sebagai respons laporan media Israel mengenai keterlibatan negara tersebut dalam eskalasi Timur Tengah.
Suara.com - Pemerintah Qatar membantah keras klaim yang menyebut mereka terlibat dalam serangan terhadap Iran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, menegaskan bahwa posisi negaranya saat ini bukanlah dalam keadaan berperang, melainkan murni menjalankan hak pertahanan kedaulatan.
"Qatar tidak sedang berperang dengan Iran melainkan menggunakan haknya yang sah untuk membela diri," tegas Al-Ansari pada Selasa (3/3).
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas laporan sejumlah jurnalis Israel yang mengutip sumber Barat. Laporan tersebut mengeklaim bahwa Qatar telah melancarkan serangan terhadap wilayah Iran dalam 24 jam terakhir.
Melalui akun media sosial X miliknya, Al-Ansari mengklarifikasi bahwa tindakan militer yang diambil Qatar hanyalah respons defensif untuk menghalau ancaman yang masuk ke wilayah udara mereka.
"Qatar tidak ikut bagian dari serangan yang menargetkan Iran. Kami menggunakan hak kami untuk membela diri dan menghadang serangan Iran terhadap negara kami," tulisnya.
Al-Ansari juga memberikan peringatan keras kepada awak media internasional agar lebih berhati-hati dan tidak menyebarkan spekulasi yang tidak berdasar. Ia mendesak media agar tetap mengacu pada sumber-sumber resmi dan kredibel dari pemerintah Qatar dalam melaporkan isu sensitif ini.
Eskalasi di Timur Tengah
Situasi di kawasan Timur Tengah memang tengah membara. Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan yang menyasar sejumlah titik strategis di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menimbulkan kerusakan signifikan serta memakan korban sipil.
Menanggapi agresi tersebut, Teheran melancarkan serangan balasan besar-besaran dengan menembakkan rentetan rudal ke wilayah Israel serta berbagai pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di penjuru Timur Tengah.
Baca Juga: Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama
Keterlibatan Qatar dalam upaya menghalau rudal-rudal tersebut di wilayah udaranya kini menjadi sorotan, meski Doha bersikeras bahwa langkah itu murni demi keamanan nasional, bukan bentuk ofensif terhadap Iran. (Antara)
Berita Terkait
-
Isu Jenderal Israel Ancam Indonesia Viral, Netizen +62 Ramai Beri Respons Kocak
-
Hassan Wirajuda ke Prabowo: Jadi Mediator Iran-AS Butuh Restu Kedua Pihak
-
Surya Paloh: Indonesia Tetap di Board of Peace, Kecuali Ada Evaluasi Bersama
-
Sempat Tertahan di Makkah Imbas Perang Iran vs AS - Israel, Meisya Siregar Bagikan Kondisi Terkini
-
Presiden Perancis Sebut Serangan ke Iran 'Ilegal', Trump Ancam Boikot Sekutu Barat
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Sahroni: Anggaran BGN Jumbo, Pejabat Jadi Gelap Mata
-
Kasus IUP Tambang Kukar: KPK Cecar Rita Widyasari, Ketum PP Japto Soerjosoemarno Mendadak Sakit
-
Bandara Kuwait Lumpuh Total Dihantam Rudal Iran, Penerbangan Internasional Berhenti
-
Serapan Beras Bulog DIY Tembus 91 Persen, Stok Nasional Aman Tak Perlu Impor Lagi
-
Bukan di Istana, Prabowo Jamu Menlu Trkiye di Hambalang: Bahas Misi Rahasia untuk Palestina?
-
Bukan Tiba-tiba, Dudung Yakin Prabowo Sudah Lama Punya Niat Copot Kepala BGN
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
Dudung Ungkap Alasan Kepala BGN Diganti, Ada Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
-
Kantor BGN Masih Digeledah Kejagung, Lantai Dua Steril dari Aktivitas Pegawai
-
KPK Amankan Belasan Orang di OTT Imigrasi Jakbar, Dirjen Imigrasi Buka Suara