Entertainment / Gosip
Rabu, 04 Maret 2026 | 18:00 WIB
Potret Sandara Park (Instagram/@daraxxi)
Baca 10 detik
  • Sandara Park melalui pihak terdekatnya membantah keras tuduhan narkoba yang dilayangkan oleh Park Bom.
  • Park Bom mengeklaim dirinya dijadikan kambing hitam oleh agensi untuk menutupi kesalahan Sandara Park di masa lalu.
  • Sandara Park dan pihak agensi mengisyaratkan bahwa kondisi kesehatan serta stabilitas mental Park Bom saat ini sedang mengkhawatirkan.

Suara.com - Sandara Park akhirnya buka suara terkait tudingan serius yang dilayangkan rekan setimnya di 2NE1, Park Bom.

Melalui seorang kenalan dekatnya, penyanyi 41 tahun tersebut membantah keras keterlibatannya dalam skandal narkoba di masa lalu dan menyebut klaim tersebut sama sekali tidak berdasar.

Sandara Park justru mengaku merasa iba terhadap kondisi kesehatan Park Bom.

"Itu (dugaan narkoba Sandara Park) tidak benar. Sandara Park justru mengkhawatirkan kondisi kesehatan Park Bom saat ini," ujar seorang kenalan dekat Sandara kepada Xports News sebagaimana dilansir dari akun Instagram Pann Cafe pada Selasa, 3 Maret 2026.

Diketahui, perseteruan ini bermula ketika Park Bom mengunggah pernyataan melalui akun media sosial pribadinya di hari yang sama.

Pelantun lagu "You and I" tersebut mengeklaim bahwa dirinya hanyalah tumbal untuk menutupi kesalahan Sandara Park.

Park Bom merasa diperlakukan tidak adil karena selama bertahun-tahun dicap sebagai pecandu narkoba akibat obat resep Adderall yang dia konsumsi untuk mengobati Attention Deficit Disorder (ADD).

"Sandara Park tertangkap karena narkoba, dan untuk menutupinya, mereka menjadikan Park Bom sebagai pecandu narkoba," tulis Park Bom dalam unggahan yang kini telah dihapus tersebut.

Sebagai informasi, Park Bom sempat terjerat kasus hukum pada 2010 setelah kedapatan mengirimkan Adderall yang mengandung amfetamin dari Amerika Serikat ke Korea Selatan.

Baca Juga: Sandara Park Bantah Klaim Park Bom Jadi Tameng untuk Tutupi Isu Narkoba

Fakta ini baru terungkap ke publik pada Juni 2014. Kala itu, pihak kejaksaan memutuskan untuk menangguhkan dakwaan karena terbukti obat tersebut digunakan murni untuk tujuan pengobatan medis.

Meski demikian, Park Bom merasa ada konspirasi besar yang melibatkan mantan agensinya, YG Entertainment, untuk mengalihkan isu hukum yang melibatkan Sandara Park kepada dirinya.

Di sisi lain, Abyss Company selaku agensi yang sebelumnya menaungi Sandara Park, enggan memberikan komentar lebih jauh mengenai detail tuduhan tersebut.

Perwakilan agensi menyatakan bahwa mereka sudah tidak memiliki wewenang untuk mencampuri urusan pribadi sang artis.

"Kontrak kami dengan Sandara Park telah berakhir, sehingga sulit untuk mengonfirmasi masalah ini," ungkap pihak Abyss Company.

Hingga saat ini, publik masih menantikan klarifikasi lebih lanjut mengenai kebenaran klaim tersebut.

Load More