Entertainment / Film
Selasa, 10 Maret 2026 | 18:30 WIB
Film ? (dibaca tanda tanya).
Baca 10 detik
  • Film "?" menjadi karya paling kontroversial di masanya karena berani memvisualisasikan gesekan antar-iman yang selama ini dianggap tabu untuk dibicarakan secara terbuka.
  • Polemik ini memperlihatkan adanya batas tipis antara kebebasan berekspresi seniman dengan sensitivitas nilai-nilai agama yang dijaga ketat oleh organisasi kemasyarakatan.
  • Meski dihujat, Hanung Bramantyo menegaskan bahwa misi utama film ini adalah untuk menampilkan wajah Islam yang damai dan inklusif di mata dunia.

Pembelaan Hanung Bramantyo

Menanggapi badai kritik tersebut, Hanung Bramantyo tidak tinggal diam. Ia mengaku bingung mengapa niat baiknya justru ditangkap secara negatif oleh sebagian kalangan.

Hanung menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah memperjelas argumen yang menyesatkan tentang Islam dan melawan stereotip global yang sering menggambarkan Islam sebagai agama radikal.

Baginya, film ini adalah upaya menunjukkan wajah Islam yang moderat.

"Film ini tidak dimaksudkan untuk menjadi komersial belaka, tetapi untuk membuat sebuah pernyataan," tegas Hanung dalam sebuah konferensi pers.

Demi menjaga sensitivitas, Hanung sebenarnya telah melakukan riset mendalam dengan berkonsultasi kepada sekitar dua puluh tokoh agama. Ia juga menggandeng penulis naskah Titien Wattimena untuk memastikan pesan toleransi tetap menjadi nyawa utama dalam alur ceritanya.

Dukungan dari Yenny Wahid

Di tengah gempuran kritik, dukungan mengalir dari aktivis Yenny Wahid. Putri mendiang Gus Dur ini memuji keberanian Hanung dalam memotret realitas keberagaman Indonesia dengan jujur.

Yenny memberikan pesan menohok bagi para pengkritik agar tidak menilai karya seni secara sepotong-sepotong.

Baca Juga: Deretan Aktor Muslim yang Ternyata Miliki Keturunan Tionghoa

Menurutnya, untuk memahami pesan toleransi dalam film tersebut, penonton harus melihat narasi secara utuh dari awal hingga akhir.

Load More