- Film "?" menjadi karya paling kontroversial di masanya karena berani memvisualisasikan gesekan antar-iman yang selama ini dianggap tabu untuk dibicarakan secara terbuka.
- Polemik ini memperlihatkan adanya batas tipis antara kebebasan berekspresi seniman dengan sensitivitas nilai-nilai agama yang dijaga ketat oleh organisasi kemasyarakatan.
- Meski dihujat, Hanung Bramantyo menegaskan bahwa misi utama film ini adalah untuk menampilkan wajah Islam yang damai dan inklusif di mata dunia.
Pembelaan Hanung Bramantyo
Menanggapi badai kritik tersebut, Hanung Bramantyo tidak tinggal diam. Ia mengaku bingung mengapa niat baiknya justru ditangkap secara negatif oleh sebagian kalangan.
Hanung menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah memperjelas argumen yang menyesatkan tentang Islam dan melawan stereotip global yang sering menggambarkan Islam sebagai agama radikal.
Baginya, film ini adalah upaya menunjukkan wajah Islam yang moderat.
"Film ini tidak dimaksudkan untuk menjadi komersial belaka, tetapi untuk membuat sebuah pernyataan," tegas Hanung dalam sebuah konferensi pers.
Demi menjaga sensitivitas, Hanung sebenarnya telah melakukan riset mendalam dengan berkonsultasi kepada sekitar dua puluh tokoh agama. Ia juga menggandeng penulis naskah Titien Wattimena untuk memastikan pesan toleransi tetap menjadi nyawa utama dalam alur ceritanya.
Dukungan dari Yenny Wahid
Di tengah gempuran kritik, dukungan mengalir dari aktivis Yenny Wahid. Putri mendiang Gus Dur ini memuji keberanian Hanung dalam memotret realitas keberagaman Indonesia dengan jujur.
Yenny memberikan pesan menohok bagi para pengkritik agar tidak menilai karya seni secara sepotong-sepotong.
Baca Juga: Deretan Aktor Muslim yang Ternyata Miliki Keturunan Tionghoa
Menurutnya, untuk memahami pesan toleransi dalam film tersebut, penonton harus melihat narasi secara utuh dari awal hingga akhir.
Berita Terkait
-
Children of Heaven Begitu Lembut Memotret Kemiskinan Hingga Menyayat Hati
-
Demi Children of Heaven, Hanung Bramantyo Minta Manoj Punjabi Keluar dari Zona Nyaman
-
Manoj Punjabi Sebut Produksi Film Children of Heaven sebagai Misi Mustahil
-
Kata Hanung Bramantyo soal Film Sang Pengadil jadi Alat Cuci Uang
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok
-
The Humanity Bureau: Saat Manusia Dianggap Beban Negara, Malam Ini di Trans TV
-
Namanya Disebut di Sidang Suap Importasi, Raffi Ahmad Bakal Dipanggil KPK?
-
Saksi Cabut BAP Raffi Ahmad Terkait Suap Bea Cukai, KPK Tetap Dalami Keterangan