Entertainment / Gosip
Kamis, 12 Maret 2026 | 08:10 WIB
Pendidikan Abu Janda yang Maki-maki Akademisi dan Mantan Dubes RI di TV (instagram)

Ikrar kemudian melanjutkan pendidikan doktoral di Griffith University, Australia, pada bidang sejarah politik Asia modern.

Gelar doktor tersebut dia raih pada 1992 setelah menempuh studi di School of Modern Asian Studies.

Karier akademiknya berkembang di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia hingga mencapai posisi Profesor Riset di bidang politik.

Selain menjadi peneliti dan akademisi, Ikrar juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Tunisia periode 2017 hingga 2021.

Di sisi lain, Abu Janda yang memiliki nama asli Permadi Arya memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknologi informasi dan bisnis.

Dia tercatat menyelesaikan pendidikan Diploma Ilmu Komputer di Informatics IT School, Singapura, pada April 1997.

Setelah itu, Abu Janda melanjutkan studi Sarjana Business and Finance di University of Wolverhampton, Inggris.

Program sarjana tersebut diselesaikan pada 1999 sebelum memulai karier profesional di sektor swasta.

Sebelum dikenal sebagai pegiat media sosial, Abu Janda pernah bekerja di beberapa sektor industri berbeda.

Baca Juga: Momen Abu Janda Diusir Aiman Witjaksono Usai Debat Sengit dengan Feri Amsari Soal Palestina

Pengalaman kerjanya meliputi perusahaan sekuritas, bank swasta, hingga industri tambang batu bara selama lebih dari satu dekade.

Dalam beberapa tahun terakhir, dia lebih dikenal sebagai aktivis media sosial yang aktif mengomentari isu politik dan sosial.

Meski pendidikan dan kariernya cukup mengesankan, Abu Janda sama sekali tidak memiliki latar belakang yang berkaitan dengan sejarah.

Publik pun mempertanyakan atas dasar apa dia berani mendebat dua tokoh yang lebih memahami tentang sejarah geopolitik ketimbang dirinya.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Load More