- Konten kreator Zainoel Ariefin meminta maaf karena menyebut warga Balikpapan bermental miskin akibat menerima THR.
- Sebelum meminta maaf, Zain mengaku mengalami teror dan tekanan yang bahkan menyasar anggota keluarganya.
- Zain berjanji menghapus konten kontroversial serta meminta maaf kepada suku Mandar dan Bugis.
Suara.com - Konten kreator Zainoel Ariefin atau Zain mengucapkan permintaan maaf secara terbuka di Instagram. Hal itu karena ia sudah menyebut warga Balikpapan bermental miskin karena menerima THR dari sang Wali Kota, Rahmat Mas'ud.
Namun ada kejanggalan sebelum Zain memutuskan untuk meminta maaf. Ia mengatakan, mengalami serangkaian teror.
Tekanan yang datang, bukan hanya kepada dirinya. Tetapi menyasar anggota keluarganya yang tidak tahu apa-apa.
"Saya disuruh minta maaf dan bikin video klarifikasi. Gak mau dikritik atau gimana pak, saya ada nyerang personal anak kah? Sampe orang tua saya diserang," tulis Zain dalam keterangan yang dikutip dari akun Instagram @/kaltimtoday.co pada Kamis, 12 Maret 2026.
Zain mengatakan kalau ada orang misterius ke rumahnya. Di sana, ada sang ibu yang dalam kondisi sendirian.
"Ibu saya (didatangi). Saya masih di luar, ibu saya sendirian di rumah, laporan tetangga," ungkap Zain saat dikonfirmasi.
Tak berselang lama, Zain mengunggah video resmi permohonan maaf.
Ia menyadari bahwa penggunaan kata-kata dalam kontennya telah melukai perasaan banyak orang di Kota Minyak tersebut.
"Saya di sini meminta maaf sedalam-dalamnya kepada seluruh warga kota Balikpapan yang merasa tidak berkenan," ujar Zain tulus.
Baca Juga: Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver
Ia juga berjanji akan menghapus semua kontennya yang menyebut warga Balikpapan memiliki mental miskin demi kebaikan bersama.
Selain menghina mental warga, Zain ternyata juga sempat menyinggung sensitivitas suku tertentu dalam unggahan Instagram Story sebelumnya.
Ia pun secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dari Suku Mandar dan juga Suku Bugis.
Zain menekankan bahwa sebagai sesama perantau, semua suku bangsa seharusnya hidup berdampingan dengan damai untuk membangun kota. Ia berharap pernyataannya tidak memecah belah keharmonisan antar suku yang selama ini sudah terjalin sangat baik.
"Kita Jawa, Mandar, Bugis, Bali, semua sama, di sini hidup berdampingan di Balikpapan sebagai perantau," tuturnya. Ia kini menyadari bahwa tradisi yang ada di Balikpapan merupakan hal yang bagus dan harus tetap dihormati.
Zain mengakhiri klarifikasinya dengan menegaskan bahwa dirinya akan menghapus seluruh konten yang berkaitan dengan polemik di Kota Balikpapan.
Ia berharap masyarakat bisa memaafkan kekhilafannya yang telah membuat suasana menjadi tidak kondusif belakangan ini.
"Terima kasih sekali lagi saya minta maaf tulus dari hati saya sedalam-dalamnya," pungkas Zain.
Berita Terkait
-
Pemkot Samarinda Habiskan Dana Rp7,3 M Buat Sewa Mobil Dinas Mewah, Sebulan Bayar Rp160 Juta
-
Heboh Patung Donald Trump dan Jeffrey Epstein Bergaya Mesra Ala Jack-Rose Titanic di Washington
-
Pendidikan dan Karier Mentereng dr Riky Febriansyah, Suami Maissy yang Tersandung Isu Selingkuh
-
Viral Bocah 6 Tahun Menangis Histeris Usai Komdigi Batasi Akses Roblox, Reaksinya Realistis Banget
-
Kasus Bibi Kelinci Disorot Anggota DPR, Zendhy Kusuma Cerita Dampak Cyberbullying
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan