Suara.com - Dunia maya kembali dihebohkan dengan kabar mengenai melambungnya harga tiket pesawat domestik yang tidak masuk akal.
Kali ini, perhatian netizen tertuju pada rute penerbangan dari Palangkaraya (PKY) menuju Jakarta (CGK).
Tidak tanggung-tanggung, harga yang tertera dalam sebuah tangkapan layar aplikasi pemesanan tiket mencapai angka yang sangat fantastis, yakni lebih dari Rp200 juta untuk satu perjalanan.
Kabar ini pertama kali mencuat setelah akun Threads bernama sel.mon mengunggah sebuah postingan yang memperlihatkan keheranannya atas fenomena tersebut.
Postingan yang diunggah pada Senin, 16 Maret 2026, itu langsung memancing reaksi ribuan pasang mata netizen Indonesia.
Dalam unggahannya, pemilik akun menyertakan bukti pemesanan tiket dengan harga yang membuat siapa pun yang melihatnya terperangah.
"Apakah ini harga pesawat ke bulaan ???? Palangkaraya - Jakarta lohhhh 200 juta tuh kek mana," tulis akun sel.mon dalam keterangan unggahannya yang kini tengah viral.
Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan, harga tiket yang tercantum adalah sebesar Rp202.426.239
Harga tersebut berlaku untuk maskapai Garuda Indonesia dengan jadwal keberangkatan tanggal 19 Maret 2026 dan kembali pada 23 Maret 2026 (pulang-pergi).
Baca Juga: Heboh Tiket Pesawat Tembus Rp 202 Juta, Garuda Indonesia Buka Suara
Penerbangan tersebut dijadwalkan berangkat pukul 07.10 dan tiba pukul 08.55 WIB untuk kelas ekonomi.
Hal yang membuat netizen semakin geleng-geleng kepala adalah fakta bahwa meskipun harganya mencapai ratusan juta rupiah, platform pemesanan tersebut justru menyematkan label "Cheapest" atau yang termurah untuk durasi penerbangan sekitar 1 jam 45 menit tersebut.
Sontak saja, postingan ini langsung dibanjiri komentar bernada guyonan dari warganet yang tinggal di kota-kota besar di Indonesia.
Banyak netizen yang mulai membandingkan harga tiket tersebut dengan aset-aset berharga lainnya.
Ada yang berkelakar bahwa nominal tersebut setara dengan cicilan rumah atau bahkan cukup untuk membeli mobil baru.
Berita Terkait
-
Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY
-
Siap-siap! Pesawat N219 Buatan PTDI Bakal Terbang Lagi
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi
-
Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan