Suara.com - Seorang pelanggan mengalami pengalaman yang kurang menyenangkan saat berkunjung ke sebuah kafe.
Sejak awal kedatangannya, ia merasa diperlakukan berbeda oleh pelayan. Perlakuan tersebut diduga dipengaruhi oleh penilaian terhadap penampilannya yang dianggap tidak sesuai dengan standar “cantik” yang berlaku.
Seperti diketahui, belakangan ini, istilah beauty privilege juga semakin sering dibahas. Istilah ini merujuk pada keuntungan sosial yang didapat seseorang karena memiliki penampilan yang dianggap menarik atau sesuai standar kecantikan.
Ternyata, keadaan seperti ini cukup sering terjadi di restoran atau kafe. Dampaknya pun bisa beragam, ada yang diuntungkan, namun tidak sedikit juga yang justru dirugikan.
Mereka yang punya wajah cantik sesuai standar mungkin akan dilayani dengan baik oleh pelayan kafe. Sebaliknya, bagi yang memiliki wajah yang biasa saja bisa jadi mengalami kerugian seperti yang dialami wanita Malaysia ini.
Melansir Mstar, seorang wanita Malaysia yang tidak disebutkan namanya mengaku sempat menerima pelayanan berbeda dengan temannya yang punya wajah cantik ketika mampir ke sebuah kafe.
Menurut wanita itu, pelayan di kafe tersebut itu bersikap acuh tak acuh kepadanya. Sedangkan sikap pelayan berubah ketika menanggapi temannya yang cantik.
"Beauty privilege itu nyata. Hari itu saya pergi ke sebuah kafe dengan teman saya. Dia memang cantik, kurus, dan pandai bergaya," ujarnya.
Sesampainya di kafe, pelanggan ini bercerita ada salah satu pegawai pria yang memandangnya sinis dari atas sampai bawah. Sedangkan saat memandang temannya, pelayan tersebut tersenyum dan sangat ramah.
Baca Juga: Bukan Sekadar THR, Resto Bebek Goreng Ini Bagikan 29 Motor untuk Karyawan: Kesuksesan Milik Bersama
Tidak hanya itu, ia juga mengaku pelayan kafe menjawab pertanyannya dengan kasar dan tidak sopan.
Berbeda ketika ke temannya yang cantik, pelayan bisa bersikap sopan. Padahal wanita itu hanya bertanya terkait bagaimana cara memesan makanannya.
"Aku tanya gimana cara pesannya? Dia bilang pesan dekat meja dengan nada suara kasar dan tidak ada mood. Aku suruh teman aku yang tanya. Aku lihat staf laki-laki itu bicara baik-baik saja dan senyum lagi. Sumpah insecure," terangnya.
"Kalau orang melayani kita dengan baik, kita juga akan melayani orang dengan baik," lanjutnya.
Di akhir cerita, pelanggan tersebut mengaku bahwa tujuannya membagikan pengalaman ini adalah agar orang lain dapat mengambil pelajaran dari kejadian yang kurang menyenangkan yang ia alami.
“Tujuannya mengunggah cerita ini supaya orang lain tahu dan bisa mengambil pelajaran di mana setiap orang sama,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Viral Saf Salat Id di Alun-Alun Kudus Campur Baur, Bagaimana Hukumnya?
-
Heboh Kafe Tagih Biaya Lebaran ke Pelanggan, Ini Klarifikasinya
-
Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia Diduga Jadi Pelakor dan Dilabrak Istri Sah
-
Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
-
Viral Bupati Situbondo Video Call dengan LC: Isi Percakapannya Mengejutkan!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat