Entertainment / Gosip
Rabu, 25 Maret 2026 | 10:53 WIB
Rumah almarhumah Dwhinta Anggary, cucu Mpok Nori yang dibunuh suaminya kawasan Cipayung, Jakarta Timur pada Senin, 23 Maret 2026. [Suara.com/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Dwhinta Anggary, cucu Mpok Nori, tewas dibunuh mantan suaminya, Fuad, di Cipayung karena motif cemburu.
  • Kasus kini ditangani Polda Metro Jaya, di mana pihak keluarga korban telah memberikan keterangan dan sempat bertemu pelaku di kantor polisi.
  • Keluarga korban meminta keadilan ditegakkan dan berharap pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya atas tindakan kejinya.

Suara.com - Dwhinta Anggary yang merupakan cucu Mpok Nori meninggal dunia di tangan mantan suaminya, Fuad. Insiden ini terjadi di rumah kontrakannya kawasan Cipayung Jakarta Timur pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Kasus ini juga sudah ditangani pihak kepolisian Polda Metro Jaya. Kemarin, penyidik telah memanggil sejumlah orang guna memberikan keterangan.

Salah satu yang ikut memberikan keterangan adalah kakak korban, Dian Puspitasari.

Sulung tujuh bersaudara ini hadir sekira pukul 09.00 WIB dan baru selesai menjalani pemeriksaan pukul 22.00 WIB.

"(Pertanyaan) Banyak, tidak terhitung. (Yang diperiksa) Saya, ibu dan ipar," kata Dian ditemui di Polda Metro Jaya pada Selasa, 24 Maret 2026.

Saat memberikan keterangan, Dian juga sempat bertemu dengan pelaku. Lelaki asal Irak tersebut kebetulan sedang digiring petugas.

"Enggak sengaja (bertemu) pas dia lagi digiring," ungkap Dian mengklarifikasi pertemuan tidak sengaja tersebut.

Pihak keluarga kini menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. Mereka berharap pelaku mendapatkan hukuman yang paling berat.

"Semoga cepat... pokoknya cepat selesai, terus dihukum yang seberat-beratnya," kata Dian.

Baca Juga: Selain Keluarga, Polisi Bakal Periksa Laki-Laki yang Bersama Cucu Mpok Nori Sebelum Tewas Dibunuh

Sebagai informasi, insiden berdarah ini bermula dari kecemburuan Fuad terhadap Dwhinta Anggary.

Ia yang sudah memberikan talak, tidak terima saat perempuan yang akrab disapa Anggi ini jalan bersama seorang lelaki di malam takbiran.

Karena cemburu, Fuad pun hilang kontrol. Ia datang ke kontrakan sang mantan istri, mencekik lalu menyayat leher perempuan 37 tahun tersebut.

Setelahnya, Fuad melarikan diri. Ia kemudian ditangkap polisi saat hendak kabur ke Sumatera menumpang bis.

Load More