- Dua bocah viral setelah mengkritik Gubernur Kalimantan Barat dengan kata-kata menohok terkait kondisi jalan yang rusak parah dan berlumpur.
- Pemprov Kalbar mengklarifikasi bahwa jalan tersebut berstatus Jalan Kabupaten, sehingga perbaikan merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sintang, bukan Provinsi.
- Meski salah sasaran, Pemprov Kalbar menyatakan telah mengalokasikan hibah Rp39 miliar pada tahun 2026 untuk mendukung perbaikan jalan di wilayah tersebut.
Suara.com - Media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah unggahan video yang memperlihatkan aksi polos namun "pedas" dari dua orang anak laki-laki di Kecamatan Sepauk, Kalimantan Barat.
Dengan latar belakang kondisi jalanan tanah yang becek, berlumpur, dan licin, kedua bocah ini melontarkan kritik terbuka yang ditujukan langsung kepada Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.
Video berdurasi singkat tersebut menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Kepolosan mereka dalam menyampaikan keresahan justru menarik empati sekaligus memicu perdebatan mengenai tanggung jawab pemerintah daerah.
Dalam video yang beredar luas, tampak kedua bocah tersebut berdiri di tengah jalanan yang tampak sangat sulit dilalui kendaraan. Dengan logat khas setempat, bocah pertama mengawali kritikannya dengan menyebutkan lokasi mereka berada.
"Kami dari Bedayan, SP3, Kalimantan Barat, Kecamatan Sepauk, ingin menyampaikan jalan kami yang licak (becek), lecut (licin). Karena Gubernur kami itu kerjanya molor, tidur, pingsan," ujar bocah pertama dengan raut wajah serius namun polos.
Tak berhenti di situ, rekannya yang berdiri di sampingnya menyahut dengan kalimat yang tak kalah menohok. "Mikirin kaya sendiri, gak mikirin masyarakat yang banyak," timpal bocah kedua.
Pernyataan yang paling mencuri perhatian adalah ketika mereka membandingkan kinerja Gubernur dengan tokoh publik lain.
"Percuma jadi gubernur, mending Kang Deddy yang jadi gubernur dua bulan," tutup bocah pertama.
Ucapan ini diduga merujuk pada sosok Dedi Mulyadi yang memang kerap viral karena konten-konten aksi sosial dan perbaikan infrastruktur di media sosial.
Baca Juga: Temukan Suami Meninggal Kelelahan, Istri Menyesal Cuek karena Penghasilan Tak Menentu
Respons Pemprov Kalbar
Menanggapi video viral tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Iskandar Zulkarnaen, memberikan klarifikasi resmi.
Iskandar menegaskan bahwa terdapat miskonsepsi dalam penyampaian aspirasi tersebut, terutama mengenai kewenangan perbaikan jalan.
Iskandar menjelaskan bahwa ruas jalan poros Bedayan sampai Libau di Kecamatan Sepauk, yang diprotes oleh kedua anak tersebut, sebenarnya berstatus sebagai Jalan Kabupaten.
Berdasarkan undang-undang, tanggung jawab penuh untuk pemeliharaan dan perbaikan ruas tersebut berada di tangan Pemerintah Kabupaten Sintang, bukan Pemerintah Provinsi.
"Kami menyayangkan keterlibatan anak-anak dalam video protes tersebut. Penyampaian aspirasi tersebut dinilai kurang tepat karena melibatkan anak-anak yang dianggap belum memahami persoalan pembagian kewenangan antara kabupaten dan provinsi," ujar Iskandar dalam keterangan tertulisnya.
Berita Terkait
-
Nadiem Divonis Berapa Tahun? Begini Kronologi Sederhana Kasus Viral Chromebook
-
Nasib Juri LCC MPR Kalbar Usai Viral: Dinonaktifkan, Kini Dibidik Sanksi Berat
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
-
Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar Diulang, Netizen Minta Poin Kontroversial Dianulir
-
Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Film Terlaris, Dhudradhar: The Revenge Akan Tayang di Netflix Mulai Besok
-
Ayu Aulia Ngaku Cuma Halu Dihamili Pejabat: Kan Keren Kalau Hamil sama Bupati
-
Ngaku Dihamili Ridwan Kamil hingga Bupati Bintan, Ayu Aulia Minta Maaf: Itu Cuma Halusinasi
-
Stratton: Misi Berbahaya Dominic Cooper Hentikan Serangan Virus di London, Malam Ini di Trans TV
-
Arwah Sinden:Sisi Gelap Tradisi yang Mematikan, Malam Ini di ANTV
-
Banjir Dukungan Driver Ojol, Momen Nadiem Makarim Menangis di Pengadilan Jadi Sorotan
-
Ayu Aulia Ngaku Ridwan Kamil yang Menghamilinya, Netizen Ungkap Sejumlah Kejanggalan
-
Kasus Viral di Thailand, Suami Artis Mild Lapassalan Dituduh Lecehkan Adik Kandung
-
Video Franka Franklin Menangis Usai Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara Viral
-
Rujuk, Pinkan Mambo dan Arya Khan Akan Segera Resmikan Pernikahan di KUA