News / Nasional
Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani. [Suara.com/Bagaskara]
Baca 10 detik
  • Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan bahwa tanggung jawab kesalahan dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar bersifat kelembagaan.
  • Sekjen MPR RI Siti Fauziah menyatakan permohonan maaf resmi lembaga telah mewakili seluruh pihak yang terlibat secara teknis.
  • Publik tidak perlu menuntut permintaan maaf personal dari para juri karena prosedur organisasi telah mengambil alih tanggung jawab.

Suara.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani angkat bicara mengenai sorotan publik terhadap tim juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat yang hingga kini belum muncul untuk meminta maaf secara pribadi.

Muzani menegaskan bahwa kesalahan dalam acara tersebut adalah tanggung jawab institusi, bukan perorangan.

Hal ini disampaikan menanggapi desakan netizen agar para juri yang bersangkutan memberikan klarifikasi langsung.

Terlebih, sempat beredar dugaan di media sosial bahwa salah satu juri justru mengunggah status WhatsApp yang berisi pembelaan diri dan tidak merasa melakukan kesalahan.

"Salah satu pimpinan kita sudah menyampaikan permohonan maaf. Jadi itu sudah mewakili keseluruhan termasuk juri, karena ini adalah kegiatan lembaga, bukan kegiatan orang perorang," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Juri LCC 4 Pilar MPR yang menjadi sorotan publik saat ini

Senada dengan Muzani, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI Siti Fauziah menjelaskan bahwa tim juri tersebut bertugas sebagai perwakilan dari Sekretariat Jenderal.

Untuk itu, permohonan maaf resmi yang telah dikeluarkan oleh pihak kesekjenan beberapa waktu lalu dianggap sudah mencakup seluruh pihak yang terlibat dalam teknis perlombaan.

"Jadi seperti rilis mungkin yang sudah disampaikan beberapa hari yang lalu, itu permohonan maaf dari kesekretariatan yang dalam arti kata saya menyampaikan permohonan maaf untuk kegiatan tersebut," jelas Siti Fauziah.

Siti menekankan bahwa publik tidak perlu lagi mengejar pernyataan maaf secara personal dari masing-masing juri, karena secara hukum dan prosedur organisasi, lembaga telah mengambil alih tanggung jawab tersebut.

Baca Juga: Resmi! Ketua MPR Putuskan LCC Kalbar akan Ditanding Ulang

"Jadi sudah tadi disampaikan itu sudah mewakili dari satu kegiatan. Artinya bukan personal lagi, tapi itu adalah kelembagaan kesekretariatan yang langsung meminta maaf," pungkas Siti.

Load More