Entertainment / Music
Senin, 06 April 2026 | 21:40 WIB
Ahmad Dhani di konferensi pers The Icon Indonesia di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Senin, 6 April 2026 [Suara.com/Tiara Rosana].
Baca 10 detik
  • Ahmad Dhani resmi menjadi juri The Icon Indonesia di SCTV setelah 10 tahun absen, dengan misi melahirkan generasi musisi baru yang jujur dan orisinal.
  • Dhani menekankan bahwa ajang ini mencari penyanyi yang ikonik dan berkarakter kuat, bukan sekadar memiliki suara bagus atau teknik vokal yang sempurna.
  • Pentolan Dewa 19 ini dengan tegas akan menolak peserta Gen Z yang meniru gaya penyanyi lama, karena baginya orisinalitas adalah syarat mutlak menjadi seorang ikon.

Suara.com - Musisi Ahmad Dhani resmi kembali menduduki kursi juri ajang pencarian bakat menyanyi lewat program The Icon Indonesia.

Pengumuman comeback Dhani setelah satu dekade absen ini disampaikan secara langsung dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin, 6 April 2026.

Di hadapan awak media, Ahmad Dhani blak-blakan menceritakan perasaannya yang sempat ragu dan pesimis menerima tawaran SCTV tersebut.

Pentolan Dewa 19 ini merasa kurang yakin apakah masih memiliki insting yang tajam untuk menilai peserta setelah sekian lama vakum.

"Sebenarnya saya sudah enggak mau sih. Bayangin aja saya sudah 10 tahun terakhir jadi juri. Terakhir kan di teve sebelah. Saya sih enggak yakin gitu lho, saya masih bisa enggak ya jadi juri?" kata Ahmad Dhani.

Sejumlah musisi ternama Tanah Air seperti Ahmad Dhani, Titi DJ, Andien, Isyaa Sarasvati, Afgan dan lainnya hadir dalam acara jumpa pers The Icon Indonesia di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]

Suami Mulan Jameela ini juga tak menampik adanya rasa gugup karena harus kembali beradaptasi dengan atmosfer meja juri.

"Ya agak grogi juga lah, sudah lama enggak. Perlu akselerasi dikit," tuturnya.

Sambil berseloroh, Dhani menyebut keputusannya ikut serta tak lepas dari paksaan pihak stasiun televisi dan nominal bayaran.

"Enggak ada (alasan lain), cuma honor aja sih. Maria (pihak penyelenggara) tuh yang maksain," imbuhnya.

Baca Juga: Didampingi Ahmad Dhani, El Rumi Kasih Undangan Nikah ke Ketua MPR RI

Namun di balik itu, dia menyadari posisinya saat ini merupakan bentuk dedikasi.

"Ya itu juga bagian dari tanggung jawab musisi untuk melahirkan generasi next musisi," ucapnya.

Kembali menjadi juri, pentolan band Dewa 19 ini memastikan dirinya akan tampil apa adanya dan tak segan memberi kritik pedas jika penampilan peserta mengecewakan.

"Cuma yang saya pastikan terjadi adalah saya pasti akan menjadi juri paling jujur ya. Kalau enggak enak ya saya bilang enggak enak, segera menyingkir di episode pertama lah," katanya menegaskan.

Dhani pun mengaku siap beradu argumen dengan juri lain.

"Kalau ada sesuatu yang perlu didebatkan ya debat, kalau enggak ya enggak. Kan enggak bisa dipaksakan," imbuh Dhani.

Berbicara soal formula sukses di industri musik, Dhani menilai faktor nasib atau rezeki memegang peranan paling penting di luar kerja keras dan mental yang kuat. Menurutnya, hal tersebut tidak bisa dijelaskan secara akademis.

"Nomor satu sebenarnya sih rezeki. Setiap manusia punya rezekinya masing-masing. Jadi saya banyak melihat ada penyanyi yang suaranya bagus banget tapi rezekinya kurang. Ada penyanyi yang suaranya biasa tapi rezekinya masya ampun," ujarnya.

Oleh karena itu, Dhani menekankan bahwa The Icon Indonesia mencari sosok berkarakter dan ikonik, bukan semata-mata mengandalkan teknik vokal atau suara yang merdu.

Dhani menganalogikan hal ini dengan beberapa musisi rock dunia.

"Harusnya di The Icon itu tidak harus bersuara bagus. Yang penting dia ikonik. Banyak penyanyi luar negeri yang suaranya enggak bagus, tapi ikonik banget," kata Dhani.

"Salah satu contohnya Mick Jagger dan Billy Corgan. Itu jauh dari bagus suaranya. Kalau mereka berdua disuruh nyanyi lagunya Queen ya enggak bisa," tutur Dhani.

Menghadapi peserta dari kalangan Gen Z, ayah Al, El, dan Dul ini menuntut orisinalitas mutlak.

Dia menegaskan akan langsung menolak peserta yang gaya bernyanyinya meniru musisi yang sudah ada.

"Mudah-mudahan enggak ada lagi penyanyi seperti Judika cara nyanyinya. Jangan ada Judika lain, jangan ada Armand Maulana lain, jangan ada Ariel lain," ucapya.

"Enggak mungkin, kalau ada penyanyi seperti Ariel sudah langsung saya coret, karena sudah cukup Ariel. Ikonnya ya Ariel, enggak boleh ada next Ariel," ujarnya.

Menurutnya, karakter ikonik seorang penyanyi sudah pasti terlihat dari usia muda dan tidak terbentuk secara mendadak di usia dewasa.

Di sisi lain, Dhani sangat mengapresiasi The Icon Indonesia sebagai wadah musisi lokal.

Namun, dia menyayangkan tidak adanya perwakilan dari kota kelahirannya di jajaran 24 besar.

"Ini kan produk lokal ya. Kita harus mencintai produk-produk dalam negeri," tuturnya.

"Saya juga menyesal Surabaya enggak ada, kenapa Surabaya enggak ada ya? Next saya bikin audisi Surabaya sendiri khusus."

Dalam menjalankan tugasnya, Ahmad Dhani akan berdampingan dengan musisi papan atas lainnya yakni Titi DJ, Isyana Sarasvati, Afgan, Andien, Ardhito Pramono, Adrian Khalif, dan Uan Kaisar.

Ajang pencarian bakat yang dipandu oleh Desta dan Ananda Omesh ini akan mulai disiarkan secara langsung setiap hari Senin dan Selasa pukul 21.00 WIB di SCTV, terhitung sejak Senin, 13 April 2026.

Load More