- Atlet angkat berat Bali, Wahyu Surya, gagal mengikuti kejuaraan dunia di Lithuania pada April 2026 akibat kendala administrasi.
- PABERSI membantah adanya pungli dan menjelaskan bahwa dana ratusan juta tersebut merupakan titipan untuk biaya tes doping.
- Pengurus Besar PABERSI memutuskan tidak memberikan rekomendasi kepada empat atlet Indonesia, termasuk Wahyu Surya untuk bertanding.
Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia olahraga tanah air, khususnya bagi atlet angkat berat (powerlifting) berprestasi asal Bali, Wahyu Surya.
Wahyu Surya mencurahkan isi hatinya ke media sosial setelah dipastikan gagal berangkat mengikuti kejuaraan dunia bergengsi di Lithuania.
Kegagalan ini memicu kekecewaan mendalam bagi sang atlet. Mengingat dirinya sudah melakukan persiapan dan latihan demi mengharumkan nama bangsa.
"Kalah sebelum berperang. gagal tanding di kejuaraan lithuania. tidak mendapatkan surat rekomendasi," tulisnya mengawali kabar sedih tersebut di Instagram pada Minggu, 4 April 2026.
Persoalan ini menjadi heboh karena Wahyu menyebutkan adanya syarat dana jaminan. Jumlahnya pun sangat fantastis bagi seorang atlet mandiri.
"Pengurus PABERSI Bali meminta dana jaminan $20.000 atau 339juta. uang sebanyak itu dari mana?" keluh Wahyu dalam pernyataannya.
Menanggapi kegaduhan tersebut, I Ketut Widhi Sandiasa selaku Sekretaris Umum PABERSI Buleleng akhirnya memberikan klarifikasi mengenai kronologi yang sebenarnya terjadi.
Pihak pengurus menjelaskan, mereka sebenarnya sudah mencoba menindaklanjuti permohonan rekomendasi Wahyu Surya agar bisa dikirimkan ke tingkat Pengurus Besar (PB).
Namun, ternyata ada keputusan dari pusat bahwa terdapat empat atlet Indonesia yang memang tidak diberikan rekomendasi untuk bertanding dalam kejuaraan tersebut.
Baca Juga: Hesti Purwadinata Semprot Pria yang Atur Cara Melahirkan Calon Istri
"Dari Pak Marwito sebagai ketua umum dapat informasi dari Sekum Pengprov memang dari PB tidak memberikan rekomendasi," jelas Ketut Widhi.
Mengenai uang ratusan juta rupiah yang dipermasalahkan, pihak federasi membantah adanya pungutan liar, melainkan uang itu merupakan dana titipan untuk tes doping.
"Kalau masalah itu sebenarnya itu hanya hanya titipan ya. Diminta titip dananya di Pemprov ya itu digunakan untuk jika seandainya nanti setelah pertandingan itu kan ada tes doping," kata Ketut Wdhi.
"Artinya tidak ada dana yang artinya diminta untuk membayar sendiri ya. Gak ada pungli, nggak ada," tegas Ketut Widhi meluruskan isu yang beredar.
Wahyu Surya sendiri kini memilih berlapang dada dan meminta maaf atas kegaduhan yang sempat terjadi di akun media sosial pribadinya.
"Ini bukan mengenai hal uang atau jaminan, tapi federasi mempunyai alasan mereka sendiri. Saya akan latihan lebih keras lagi, saya akan buktikan lebih keras di 2027," pungkas Wahyu.
Berita Terkait
-
Rumit Banget! Bos Toko Diselingkuhi Suami, Libatkan Mantan Suami Pertama
-
Viral Perempuan Muda Masturbasi Saat Tepergok Mencuri, Pura-Pura Jadi ODGJ
-
Suara Syahrini Dinilai Beda Tampil di Pernikahan Kerabat, Diminta Setop Nyanyi
-
Mustahil Dideportasi, Praktisi Hukum Tegaskan WNA Pembunuh Cucu Mpok Nori Tetap Diadili di Indonesia
-
Hajatan Berujung Duka, Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
PK Entertainment Siapkan Konser ENHYPEN, BOYNEXTDOOR dan Kejutan Bintang K-Pop Besar di Indonesia
-
Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?
-
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan
-
Sule Bantah Kabar Kasar ke Tim Kreatif Ini Talkshow: Demi Allah, Saya Gak Pernah Lempar Skrip
-
Sinopsis To Catch a Killer: Menguak Sniper Misterius, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
5 Rekomendasi Film Tentang Kesepian Terbaik Selain Train Dreams
-
Term Life: Ketika Nyawa Menjadi Taruhan demi Warisan untuk Sang Putri, Malam Ini di Trans TV
-
Istri Difitnah Jadi Buzzer Pemerintah, Emosi Denny Sumargo Meledak
-
Disomasi Ratu Sofya Anaknya Sendiri, Sang Ibu Nangis-Nangis Minta Putrinya Pulang
-
Adrian Khalif Rilis '2001x': Lagu Buat Kamu yang Hobi Berantem tapi Enggak Bisa Pisah