Entertainment / Gosip
Selasa, 07 April 2026 | 17:07 WIB
Viral tuna netra berkendara di jalan raya. (Instagram)

Suara.com - Viral sebuah video memperlihatkan aksi tidak biasa di jalan raya.

Video yang pertama kali diunggah oleh akun Facebook Prio Soeloyo ini menjadi ramai setelah dibagikan ulang oleh akun Instagram Surabaya Feeds.

Dalam rekaman tersebut, seorang sopir truk di kawasan Sidoarjo mengungkapkan keterkejutannya saat melihat pengendara motor di depannya membawa pesan yang tidak lazim.

Sang sopir menyoroti sebuah kertas yang ditempelkan pada tas pengendara motor tersebut dengan tulisan mencolok “Maaf Tuna Netra”.

Di bagian bawahnya disertai keterangan tambahan berukuran lebih kecil bertuliskan “Low Vision”.

Fenomena ini seketika memicu perdebatan panas di kalangan netizen mengenai logika keselamatan berkendara, mengingat penglihatan adalah aspek paling krusial dalam berlalu lintas.

Apa Itu Low Vision?

Banyak orang menyamakan low vision dengan buta total, padahal secara medis keduanya berbeda.

Baca Juga: Mischka Aoki Tembus Oxford dan Stanford, Bukti Nyata Kecerdasan Anak Bangsa di Kancah Dunia

Melansir National Eye Institute, low vision adalah kondisi gangguan penglihatan yang tidak dapat diperbaiki sepenuhnya dengan kacamata standar, lensa kontak, obat-obatan, maupun operasi.

Penderitanya masih memiliki sisa penglihatan, namun fungsinya sangat terbatas untuk aktivitas sehari-hari.

Karakteristik penglihatan ini meliputi pandangan yang sangat buram, adanya titik buta di tengah bidang pandang (kehilangan penglihatan sentral), hingga kondisi tunnel vision di mana pandangan terasa seperti melihat melalui lorong sempit.

Selain itu, mereka sering mengalami rabun senja dan sensitivitas ekstrem terhadap cahaya matahari maupun lampu kendaraan.

Penyebabnya bisa beragam, mulai dari glaukoma, degenerasi makula, hingga komplikasi diabetes atau cedera mata.

Standar Hukum dan Risiko Keselamatan

Load More