Suara.com - Film Korea bergenre drama olahraga berjudul Race to Freedom: Um Bok Dong ini menjadi tontonan yang sayang untuk dilewatkan, terutama bagi penikmat cerita dengan alur yang tidak biasa serta penuh ketegangan.
Film yang menghadirkan kisah inspiratif yang dibalut dengan konflik emosional dan semangat juang yang kuat ini mampu memberikan pengalaman menonton yang berbeda dari film olahraga pada umumnya.
Dengan penggambaran cerita yang intens dan emosional, film ini berhasil menarik perhatian penonton.
Kini, Race to Freedom: Um Bok Dong sudah tersedia di platform streaming Vidio.
Penasaran dengan alurnya? Simak sinopsisnya berikut ini!
Sinopsis Face To Freedom : Um Bok Dong
Alur cerita film ini terinspirasi dari kisah nyata seorang pembalap sepeda legendaris Korea, Um Bok Dong (Rain).
Dikisahkan, ia memulai hidup sebagai pemuda sederhana yang sehari-hari mencari nafkah dengan menjual air.
Suatu hari, pertemuannya dengan seorang penjual sepeda memicu keinginan besar dalam dirinya untuk memiliki sepeda sendiri agar pekerjaannya menjadi lebih mudah.
Keinginan tersebut mendapat dukungan dari sang adik yang rela memberikan uang biaya sekolahnya demi membantu Um Bok Dong membeli sepeda.
Baca Juga: Review The King's Warden, Kekuatan Akting Park Jihoon dalam Balutan Tragedi Sejarah
Akan tetapi, harapan itu tidak berjalan mulus. Sepeda yang baru dimilikinya justru hilang, dan ia harus menghadapi kemarahan sang ayah setelah kejadian tersebut.
Tekanan hidup membuat Um Bok Dong memutuskan pergi ke Seoul untuk mencari penghidupan sekaligus mengganti uang milik adiknya.
Di tengah usahanya, ia menemukan informasi tentang kompetisi balap sepeda Joseon yang diselenggarakan oleh pemerintah Jepang.
Tertarik dengan hadiah besar yang ditawarkan, ia pun memberanikan diri untuk ikut serta.
Di luar dugaan, kemampuan bersepedanya yang luar biasa membuatnya mampu bersaing, bahkan mengalahkan para pembalap Jepang.
Ia terus mencetak kemenangan hingga mencapai 12 kali berturut-turut, sebuah pencapaian yang membanggakan.
Berita Terkait
-
Review The King's Warden, Kekuatan Akting Park Jihoon dalam Balutan Tragedi Sejarah
-
Sinopsis Film Korea Office, Kala Teror Mengintai di Balik Meja Kerja
-
Sinopsis Film Sori: Voice from the Heart, Kisah Haru Ayah dan Robot Pencari Suara
-
Sinopsis Film Korea A Melody To Remember, saat Musik dapat Menyembuhkan Luka
-
6 Drama Park Jihoon, Film Terbarunya The King's Warden Terlaris Sepanjang Masa
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Hera eks ART Diduga Bagikan Foto Anak-Anak Erin Taulany di FB Pro, Biar Dapat Cuan
-
Viral Istri Rutin Suntik KB Padahal Suami Pulang Setahun Sekali, Komentar Liar Bermunculan
-
Pengacara Klaim Rekaman CCTV Perlihatkan Tangan Erin Taulany Ditarik Paksa Hera eks ART
-
BURN: Trance Metal Karya Isyana Sarasvati Dobrak Arus Utama
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama
-
Jawab Rumor Konser BIGBANG, PK Entertainment: Pengumumannya Gak Akan Lama Lagi
-
PK Entertainment Siapkan Konser ENHYPEN, BOYNEXTDOOR dan Kejutan Bintang K-Pop Besar di Indonesia
-
Kata Pigai soal Begal Tak Boleh Ditembak, Hotman Paris: Pikir Lagi, Apa Anda Cocok Jadi Menteri?
-
Kasus Richard Lee Segera Disidangkan