Suara.com - Ikke Nurjanah mengeluhkan data Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang berpengaruh pada pencairan di Lembaga Manajemen Kolektif Anugrah Royalti Dangdut Indonesia (LMK ARDI).
Menurut Ikke Nurjanah, data LMKN tidak merepresentasikan data yang sebenarnya.
Salah satu contoh paling kentara adalah lagu "Seperti Mati Lampu" Nassar yang jadi viral di tahun 2025.
"Datanya lagunya Nassar 'Seperti Mati Lampu' nggak keluar. Yang keluar lagu lain. Kan kita jadi 'Wah kok gini ya?'" ujar Ikke Nurjanah kepada awak media.
"Datanya Nassar dengan 'Seperti Mati Lampu' itu kan (lagunya) booming. Pas kita dapet datanya, kok nggak keluar namanya," sambung ibu anak tersebut.
Selain Nassar, data royalti lagu Rhoma Irama pun tidak sesuai yang seharusnya.
"Lagu-lagunya (Rhoma Irama) ada 'Terajana' ada apa segala macem, dia nyanyi di TV MNC dan di Indosiar, pas dicek, atas data yang mereka punya, itu lagunya 'Virus Corona'," tutur Ikke.
Data LMKN dinilai sangat merugikan LMK ARDI sehingga Ikke Nurjanah bersama Rhoma Irama mewakili para musisi dangdut mempertanyakannya.
"Cari jalan tengah lah. Jangan ujuk-ujuk 'Ya udah pakai aja kebijakan itu dulu, tahun depan baru kita revisi.' Terus uang yang sudah di-collect itu jadi gimana kalau kita diemin?" pungkasnya.
Baca Juga: Ahmad Dhani Pilih Lokasi Prewedding El Rumi, Kenapa Dikritik Terlalu Ikut Campur?
Dukungan pun tampak dituliskan Elvy Sukaesih untuk perjuangan rekan-rekan sejawatnya.
"Semangat berjuang," komentar Elvy Sukaesih di salah satu unggahan yang memuat wawancara Ikke Nurjanah.
Nama Ahmad Dhani pun ikut disebut-sebut warganet. Kini warganet semakin memahami perjuangan Ahmad Dhani agar royalti diserahkan penyanyi langsung ke pencipta lagu alias direct license.
"Udah bener Ahmad Dhani malah di-bully, akan Ahmad Dhani semua pada waktunya," komentar akun @sweet_strawbe***.
"Ahmad Dhani udah paling bener, cuma kalah banyak buzzer aja, jadinya di-bully," sahut akun @sweetcorn2***.
"Dulu statement AD banyak yang bully padahal AD sudah tahu duluan kalo LMK LMKN comot duit dari royalti dan performer tapi distribusinya nggak jelas dan suka-suka dia makanya AD memakai Direct Lisence," kata akun @zeeq***.
Berita Terkait
-
Royalti Anjlok ke Rp25 Juta, Rhoma Irama Sentil Kinerja LMKN
-
Dipimpin Ikke Nurjanah, ARDI Tolak Bayaran Royalti Rp25 Juta dari LMKN
-
Ahmad Dhani: Saya Gak Pernah Dugem, Makanya Dewa 19 Sukses Terus
-
Absen 10 Tahun, Ahmad Dhani Grogi Jadi Juri The Icon Indonesia
-
Lagu AI Mengatasnamakan Dirinya Beredar di Medsos, Rhoma Irama Beri Peringatan: Hentikan Ini!
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Usai Minta Maaf, Bigmo Buka Peluang Berjodoh dengan Azizah Salsha: Never Say Never
-
Putus dari Angel Karamoy, Gusti Ega Curhat Galau: Terima Kasih atas Semua Kenangan Indah
-
Isu Keuangan Mencuat, Alasan Niko Al Hakim Jual Rumah Anak Rachel Vennya Dipertanyakan
-
Raihaanun dan Maxime Bouttier Bangun Chemistry Tanpa Izin Luna Maya di Tante Sonya
-
Apa Beda Anime The One Piece Netflix dengan Versi Orisinal? Ini 3 Poin Utamanya
-
Iba Pinkan Mambo Ngamen di Jalan, Ivan Gunawan Pakai 'Ordal' Jadikan Wedding Singer
-
Dipuji Cantik Meryl Streep, Intip Gaya Tasya Farasya saat Interview Bareng Anne Hathaway
-
Bayar Listrik Cuma Rp5 Ribu, Mahasiswa Indonesia Bongkar Harga Utilitas di Iran saat Masa Perang
-
Hyun Bin Diangkat Jadi Agen Kehormatan Badan Intelijen Nasional Korea Selatan
-
Pak Tarno Kena Apes Lagi, Diteror Dept Collector karena Mobil Digadai Orang Dekat Diam-Diam