- Roy Suryo diminta melakukan uji forensik terhadap tanda tangan pada dokumen sengketa lahan milik Derek Prabu Maras.
- Saksi menyebut tanda tangan pada dokumen peralihan aset berbeda jauh dengan tanda tangan asli sang pengusaha.
- Tim kuasa hukum resmi melaporkan dugaan pemalsuan dokumen dan maladministrasi ini ke pihak Bareskrim Polri.
Suara.com - Pakar telematika Roy Suryo dilibatkan dalam kasus viral sengketa lahan bernilai belasan juta dolar AS di Cilandak, Jakarta Selatan yang melibatkan pengusaha Derek Prabu Maras.
Roy diminta tim kuasa hukum Derek melakukan uji forensik tanda tangan dalam empat surat pernyataan, khususnya Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 3035 atas nama Derek Prabu Maras.
"Saya tadi terima permohonan secara lisan, insyaallah nanti begitu kita konsultasi saya akan lihat ada dimana saya bisa masuk karena ada persoalan forensik tanda tangan dan juga grafis," kata Roy Suryo dalam keterangan pers, Selasa, 14 April 2026.
Menurut Roy, keaslian tanda tangan dapat diuji secara forensik karena ada dasar keilmuan yang jelas.
"Ilmu sidik jari dan tanda tangan itu ada ilmunya, jadi insyaAllah saya siap dan bersedia," ujarnya.
Kasus ini bermuara pada sengketa lahan, di mana Sertifikat Hak Milik (SHM) milik Derek diduga beralih kepemilikan tanpa prosedur yang sah.
Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin kemarin, 13 April 2026, Cerri Liesmeini dan Tukiman dihadirkan dalam sidang. Keduanya masing-masing sekertaris dan petugas pemeliharaan kantor Derek.
Kuasa hukum Derek, Yuli Yanti Hutagaol, mengatakan kedua saksi menyebut bahwa tanda tangan Derek tak seperti yang ada di dalam dokumen peralihan aset.
"Tadi keterangan dari saksi fakta bahwa tanda tangan dari Pak Derek itu tidak seperti itu, sepengetahuan dari saksi fakta yang sudah bekerja sebagai sekretarisnya Pak Derek Prabu Maras. Jadi selama beliau bekerja, tidak pernah mengetahui tanda tangan Pak Derek seperti itu," ujar Yuli.
Baca Juga: Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
Yuli juga menyoroti kejanggalan alur terbit surat pernyataan. Sehingga ia menilai ada dugaan maladministrasi.
"Contohnya SHM nomor 3035 itu baru terbitnya itu 6 Juli. Sudah dibuat pada tanggal 6 Juli 2006. Sementara Akta Jual Beli (AJB) nya aja baru dilakukan 8 Agustus. Jadi kuat sekali nih dugaan pemalsuan dokumen," katanya.
Temuan tersebut juga ditindaklanjuti kuasa hukum Derek dengan membuat laporan dugaan pemalsuan dokumen ke Bareskrim Polri.
"Kami akan tindak tegas," ujarnya.
Berita Terkait
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan
-
Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!
-
JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Goda Vic Zhou Lepas Jaket di Panggung, Vanness Wu Bikin Penonton Konser F4 Histeris!
-
Bukan Sekadar Konser, Ini 3 Hal Mewah yang Bikin Penonton F4 'FForever' Dimanja Habis-habisan
-
Demi Jerry Yan Cs, 13 Fans F4 Niat Jahit Aksesoris Baju Sebulan sebelum Konser FForever
-
Magis The Beatles di Tangan Bilal Indrajaya: Sukses Bius Ratusan Penonton Java Jazz 2026
-
Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita
-
Temani Sang Ibu Nonton Konser FForever, Joshua Suherman Beruntung Dapat Akses Tiket Khusus
-
Shadow in the Cloud Malam Ini: Chloe Grace Moretz Terjebak di Ruang Sempit dengan Monster
-
Rekomendasi Sinema Asia di Netflix: A Foggy Tale, Kisah Penjemputan Jenazah Korban Politik
-
Edge of Tomorrow Malam Ini: Ketika Tom Cruise Terjebak dalam Labirin Waktu yang Mematikan
-
Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar