- Refly Harun mendatangi Kejati DKI Jakarta pada Selasa, 21 April 2026, untuk memverifikasi status perkara tudingan ijazah palsu Jokowi.
- Refly membantah kabar berkas perkara kliennya telah lengkap karena Kejati DKI mengaku belum menerima berkas dari penyidik.
- Ketidaksinkronan data terjadi antara klaim Polda Metro Jaya mengenai penyidikan dengan informasi faktual yang disampaikan jaksa peneliti.
Suara.com - Pakar hukum tata negara sekaligus kuasa hukum Roy Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma, Refly Harun, mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta guna memverifikasi status perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Refly secara tegas membantah spekulasi yang menyebut berkas perkara kliennya Roy dan dr. Tifa telah dinyatakan lengkap atau P21.
Dalam konferensi pers pada Selasa (21/4/2026), Refly mengungkapkan adanya ketidaksinkronan data antara informasi yang dirilis kepolisian dengan realita yang disampaikan jaksa peneliti.
"Polda Metro Jaya sudah memberitahukan pada tanggal 17 April 2026 kemarin, pada hari Jumat, mereka sudah mengirimkan berkas P19, setelah diperintahkan untuk perbaikan, mereka kemudian menyampaikan sudah mengirimkan berkas dan sudah press conference, dari Dirreskrimum,” ujar Refly.
Namun, fakta mengejutkan justru ia temukan saat berdiskusi langsung dengan pihak Kejati DKI Jakarta.
“Tetapi tadi kami mendapatkan informasi, ternyata mereka (Jaksa) belum terima berkasnya," ungkap Refly.
Sebut P21 'Ngarang'
Refly menyinyalir adanya upaya penyebaran disinformasi terkait perkembangan kasus kliennya. Ia pun mewanti-wanti publik agar tidak termakan narasi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum kuat dari pihak kejaksaan.
"Jadi kalau ada yang katakan sebentar lagi P21 dan sebagainya itu orangnya tidak tahu kabar sebenarnya, itu ngarang," tegas Refly.
Baca Juga: Usut Kasus Penghasutan Ade Armando dan Abu Janda! Polisi Mulai Verifikasi Bukti Potongan Ceramah JK
Di sisi lain, jajaran Polda Metro Jaya sebelumnya menegaskan bahwa penanganan perkara ini memang memakan waktu demi menjaga akurasi dan profesionalitas penyidikan.
Namun, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin memastikan setiap langkah yang diambil didasarkan pada fakta-fakta hukum yang kuat.
"Proses penyidikan yang dilakukan oleh jajaran penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya ini bisa dipertanggungjawabkan secara scientifik," ujar Iman dalam keterangannya di Jakarta, Jumat lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Kasus Pindah ke Kejagung, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tetap Dicekal Imigrasi
-
Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
Dirjen Imigrasi Pastikan Status Cekal Febrie Adriansyah Masih Berlaku
-
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
-
4 Cushion Tahan Lama yang Lagi Diskon Capai 50 Persen di Shopee, Harga Jadi di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Nanas Harga Terjangkau, Mulai Rp40 Ribuan Saja
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight